PASURUAN - Genderang pesta demokrasi pemilihan bupati (Pilbup) Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, sudah mulai ditabuh. Seorang calon bupati (cabup) dari jalur independen, Ayi Suhaya, sudah menyatakan tekadnya untuk mendaftarkan diri sebagai kontestan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.
Ketua KPU Kabupaten Pasuruan, Winaryo Sujoko, menyatakan, tahapan Pilbup 2018 diproyeksinya akan dimulai pada Oktober 2017 dengan dibukanya pendaftaran untuk cabup independen. Berdasar aturan KPU RI, daerah yang memiliki jumlah penduduk di atas 1 juta jiwa, cabup independen harus mendapatkan 6,5 persen.
"Jumlah daftar pemilih tetap (DPT) pemilihan presiden sebanyak 1.181.486 jiwa. Cabup independen minimal harus memiliki dukungan sebanyak 76.767 suara atau KTP masyarakat di 24 kecamatan," kata Winaryo Sujoko saat audensi dengan cabup perseorangan, Selasa (10/1/2017).
Menurutnya, regulasi Pilkada 2018 mengacu pada pilkada yang akan berlangsung pada 2017. Pihaknya memprediksi, regulasi tersebut tidak banyak mengalami perubahan yang signifikan. Termasuk di antaranya, mengenai proses pencalonan cabup independen. Mengacu hasil Pemilu 2014, sebanyak empat cabup berpeluang bisa mendaftarkan diri sebagai peserta pilbup.
Sementara itu, Ayi Suhaya yang berlatar belakang aktifis LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA), mengungkapkan keseriusannya untuk bersaing dengan cabup petahana Irsyad Yusuf yang telah dicalonkan kembali oleh DPC PKB Kabupaten Pasuruan untuk periode kedua.
"Saya siap menggalang dukungan masyarakat sebagai syarat pencalonan cabup independen. Masyarakat juga sudah siap memberikan dukungan politiknya secara sukarela," kata Ayi Suhaya.
Menurutnya, tekad untuk mencalonkan diri sebagai bupati Pasuruan didasarkan dorongan dan dukungan masyarakat yang selama ini didampinginya dalam kerja-kerja sosialnya. Meski berasal dari jalur independen ia mengaku optimis bisa meraup dukungan dari masyarakat untuk melenggang memimpin Kabupaten Pasuruan.
"Kami akan bekerja keras mendapatkan dukungan masyarakat. Kami memiliki cukup waktu untuk menyerahkan bukti dukungan politik masyarakat sesuai dengan persyaratan pencalonan di KPU," tandas Ayi Suhaya.
(Salman Mardira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.