Image

El Savador Lewati Hari Tanpa Pembunuhan Setelah 2 Tahun

Rufki Ade Vinanda, Jurnalis · Jum'at, 13 Januari 2017 - 12:49 WIB
Sepasang Ibu dan Anak Menangisi Kematian Kerabat Mereka yang Dibunuh Geng Kriminal di El Savador. (Foto: AP) Sepasang Ibu dan Anak Menangisi Kematian Kerabat Mereka yang Dibunuh Geng Kriminal di El Savador. (Foto: AP)

SAN SALVADOR - El Savador disebut-sebut sebagai salah satu negara paling mematikan di dunia. Bukan tanpa alasan, sebutan ini disematkan akibat tingginya angka pembunuhan yang terjadi di negara yang terletak di wilayah Amerika Tengah tersebut. Bahkan, PBB menyebut El Savador menjadi negara dengan kasus pembunuhan tertinggi di dunia.

Kekerasan merajalela setiap harinya di negara tersebut. Sekira 10 orang dibunuh setiap harinya. Sebagian tindak kekerasan yang berujung pembunuhan disebabkan karena ulah geng-geng kriminal yang marak beroperasi.

Diwartakan The Guardian, Jumat (13/1/2017), hari penuh kedamaian akhirnya hadir di El Savador. Komisaris Polisi Sipil Nasional, Howard Cotto mengatakan, tidak ada satu pun kasus pembunuhan yang dilaporkan pada Kamis 12 Januari 2017 waktu setempat.

Terakhir kali El Savador melewati hari tanpa pembunuhan terjadi pada 22 Januari 2015. Tahun lalu, kasus pembunuhan di El Savador menurun sekira 20 %.

 

Geng Kriminal El Savador Biasanya Diidentifikasi dengan Penggunaan Tato. (Foto: Reuters)

Tidak terjadinya kasus pembunuhan dalam sehari merupakan hal yang langka di El Savador. Sebelumnya, geng kriminal mulai terbentuk di jalan Kota Los Angeles pada 1980-an. Geng kriminal tersebut dibentuk oleh anak-anak migran El Savador yang melarikan diri dari perang saudara.

Ketika perang berakhir pada 1922, banyak dari mereka kembali ke kampung halaman dan menciptakan budaya geng kriminal. Geng tersebut biasanya terlibat dalam perdagangan narkoba, perampokan, dan pemerasan. (rav)

(rfa)

  • TAG :

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming