"Mohon ada saluran ke Propam nanti kita laporkan Kapolda secara teknis. Kami juga mengingatkan dan mengimbau kepada jajaran Polri agar tidak ada upaya kriminalisasi dan upaya yang mengarah tindak kekerasan pada ulama dan umat Islam," ujarnya.
Salah satu kekerasan itu, kata Munarman, adalah pembiaran pada sekelompok massa yang mengancam Wakil Ketua MUI Pusat di Sintang, Kalimantan Barat. Massa yang membawa senjata tajam itu bahkan dibiarkan masuk hingga ke apron bandara.
"Saya sendiri mendengar juga dilaporkan di Mapolda Bali. Ini mengapa kalau ulama yang melapor tidak ada pengusutan tapi saat ulama dilaporkan, polisi begitu sigap?" katanya.
Sementara itu, Karopenmas Divisi Humas Polri Rikwanto mengatakan, dirinya mewakili Polri untuk menemui massa demonstran lantaran para pimpinan Polri sedang mengikuti Rapim TNI di Mabes TNI. Jenderal bintang satu itu berjanji akan meneruskan protes tersebut ke atasannya di Polri.
FPI juga diwakilkan Muchin Alatas, Habib Abdullah, M. Al Kattat dan Mursalim (keduanya dari FUI), serta Misbahul Anam (GNPF MUI). Lalu ada Mirza (Tim Advokasi GNPF MUI), Nurdiati Ahman (Forsab), Syamsidar Aisyah, Umro (mujahida pembela Islam), KH Baidowi (MUI Jakpus), dan Alfian Tanjung (taruna muslim).
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.