nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Alasan Dubes AS Joseph Donovan Pilih Bertugas di Indonesia

Silviana Dharma, Jurnalis · Selasa 17 Januari 2017 16:27 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 01 17 18 1593738 ini-alasan-dubes-as-joseph-donovan-pilih-bertugas-di-indonesia-aJcjqWrwqM.jpg Dubes AS untuk Indonesia Joseph R Donovan menemui Menhub Budi Karya untuk membicarakan kerjasama penerbangan. (Foto: Silviana D/Okezone)

 

JAKARTA - Ada dua cara untuk bisa dilantik menjadi duta besar suatu negara. Pertama lewat jalur karier diplomatik di Kementerian Luar Negeri dan kedua dengan jalan penunjukan secara politis oleh kepala negara atau pemerintahan asalnya.

Untuk Joseph R Donovan Jr, ia melalui tahapan yang pertama agar bisa menjadi seperti sekarang, mewakili negaranya di kawasan lain. Setelah melanglang buana ke Jepang, Taiwan, Korea Selatan, Qatar dan Hong Kong, akhirnya dia memilih untuk melabuhkan hatinya ke Indonesia.

Keputusannya tak lain karena dia mendengar reputasi baik Merah Putih. Di ASEAN, misalnya, Indonesia adalah negara dengan kemajuan ekonomi terbesar.

"Indonesia punya posisi penting. Tidak hanya mitra yang luar biasa bagi Amerika Serikat, tetapi juga banyak berperan dalam forum-forum internasional," ujar Dubes Donovan saat melakukan kunjungan resmi pertama di Kementerian Perhubungan RI, Jakarta, pada Selasa (17/1/2017).

Ia menyebut prestasi Indonesia antara lain, tergabung dalam G7, pendiri gerakan non-blok, pelopor ASEAN dan banyak lagi.

"Saya sangat berharap bisa bekerja di Indonesia, melanjutkan kemitraan strategis yang sudah dengan luar biasa dibangun oleh para pendahulu saya," tutupnya.

Tiba di Indonesia sejak akhir 2016, Dubes Donovan menggantikan Robert Blake sebagai perwakilan tertinggi AS di Indonesia. Ia dinobatkan sebagai dubes AS untuk Indonesia pada 4 November 2016, namun baru menyerahkan credential letter kepada Presiden Joko Widodo pada 12 Januari.

Ayah dua anak itu pernah menjabat sebagai Direktur Utama bagian Washington di American Institute di Taiwan. Ia juga pernah bekerja sebagai penasihat kebijakan luar negeri untuk Kepala Staf Gabungan di Pentagon periode 2012-2014, Guru besar Madya di National Defense University di Washington DC pada 2011-2012, Kepala Deputi Asisten Menlu untuk Kawasan Asia Timur dan Pasifik Kemlu AS pada 2009-2011.

Dubes Donovan pernah menjadi Konsul Jenderal AS di Hong Kong (2008-2009), Wakil Dubes AS di Jepang (2005-2008) dan Direktur Bagian Tiongkok dan Mongolia Deplu AS (2003-2005). Ia juga pernah ditempatkan di Taiwan, Korea Selatan dan Qatar.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini