Tita dan Ina murid SD setempat mengaku, setiap pagi diantar orangtuanya saat menyeberang sungai. Setelah itu, mereka berjalan kaki menuju sekolah. Sementara saat pulang sekolah, mereka berkumpul di pinggir sungai untuk bersama-sama menyeberangi sungai.
Jaja berharap jembatan yang ada di wilayahnya segera diperbaiki agar semua murid sekolah bisa melintasi jembatan saat berangkat dan pulang sekolah. Dengan demikian, mereka bisa aman dan nyaman saat berangkat dan pulang sekolah. Di samping itu guru-guru juga bisa tenang ketika murid pulang sekolah karena tidak dihantui rasa was-was dan khawatir dengan murid-muridnya.
“Jembatan yang rusak habis tergerus air. Bahkan sejumlah tiang listrik juga rusak. Selain itu, hampir seminggu ini di Nunuk mati lampu,” tutur Jaja.
(Ranto Rajagukguk)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.