Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

TOP FILES: Gedung Garuda Pancasila, Riwayatmu Kini...

Randy Wirayudha , Jurnalis-Jum'at, 03 Februari 2017 |07:33 WIB
TOP FILES: Gedung Garuda Pancasila, Riwayatmu Kini...
Rancangan Gedung Garuda Tiara Indonesia (Foto: Youtube)
A
A
A

MEGAPROYEK Hambalang, wisma Atlet Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang, Bogor, sempat mangkrak beberapa waktu berkalang kasus-kasus korupsi di era kepresidenan Susilo Bambang Yudhoyono. Tapi di era Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), proyek itu “terselamatkan” dan akan diteruskan pascaevaluasi.

Tapi tahukah Anda bahwa sedianya di zaman Presiden kedua RI Soeharto, pernah dibangun sebuah wisma atlet yang lebih megah namun sayangnya, sudah tinggal kenangan.

Begitu megah dan mengandung kebanggaan tersendiri, karena dulu wisma itu dibangun dengan desain lambang negara Garuda Pancasila.

Bentuknya memang tak bisa dilihat dari sudut-sudut penglihatan biasa. Hanya bisa dilihat dari dokumentasi satelit dari langit, atau via Google Map di koordinat -6° 25 ‘ 4.51 “, + 106° 57 ‘ 27.62 “. Akan tetapi sialnya, saat ini wisma atlet megah itu sudah rata dengan tanah.

Dulu waktu dicanangkan Pak Harto, wisma itu dinamai Graha Garuda Tiara Indonesia (GGTI) dan dibangun di lahan seluas 44 hektare yang kepemilikannya sedianya masih dalam sengketa.

GGTI dibangun pada lokasi Kilometer 23 Jalan Narogong Nomor 176, Cileungsi, Kabupaten Bogor. GGTI didirikan jelang SEA Games 1997 di Jakarta

Setidaknya bangunan itu bisa bertahan hingga 2013. Pasalnya di tahun itu hingga 20145, bangunan GGTI dirobohkan Pemerintah Kabupaten Bogor karena alasannya, tidak diperpanjang izin Hak Guna Bangunan (HGB).

(Randy Wirayudha)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement