Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

HISTORIPEDIA: Lahirnya Presiden AS Kesembilan, William Henry Harrison

Rufki Ade Vinanda , Jurnalis-Kamis, 09 Februari 2017 |08:05 WIB
HISTORIPEDIA: Lahirnya Presiden AS Kesembilan, William Henry Harrison
Presiden AS Kesembilan, Willian Henry Harrison. (Foto: Whitehouse.gov)
A
A
A

PADA hari ini 9 Februari 1773, Presiden masa depan Amerika Serikat (AS) William Henry Harrison lahir di Berkeley Plantation, Virginia.

Harrison menjabat menjadi Presiden AS kesembilan pada 1841. Ia tercatat dalam sejarah sebagai Presiden AS dengan masa jabatan tersingkat.Tak hanya itu Harrison juga mencatatkan namanya sebagai presiden yang menyampaikan pidato inagurasi terpanjang dalam sejarah AS.

Harrison dibesarkan dalam keluarga yang kaya raya. Ayahnya diketahui menjabat sebagai Gubernur Virginia selama tiga tahun.

Di masa mudanya Harrison bertekad untuk mengambil pendidikan dokter. Namun, ia memutuskan untuk bergabung dengan militer sebelum menyelesaikan gelarnya.

Sebagai seorang prajurit, Harrison memiliki reputasi yang baik berkat jasanya dalam pertempuran dengan Indian di wilayah barat laut dan pertempuran di Sungai Thames, Ontario, Kanada pada 1812.

Pada 1798 Presiden AS kala itu, John Adams kemudian menunjuk Harrison menjadi sekretaris di wilayah barat laut yang sekarang telah menjadi Illinois. Tak lama setelah itu Harrison menerima tawaran Adam menjadi gubernur di wilayah tersebut.

Sukses memenangkan perang melawan suku Shawnee Tecumseh di Tippecanoe Creek yang sekarang Indiana membuat Harrison mendapat julukan Old Tippecanoe.

Menduduki kursi gubernur Harrison menyusun beberapa perjanjian sepihak yang membatasi suku asli Amerika terkait kepemilikan tanah. Dalam salah satu poin perjanjiannya disebutkan pemerintah menyanggupi membayar hanya satu sen untuk dua hektar tanah. Hal tersebut membuat Amerika memiliki tanah luas dengan harga murah yang kemudian dibangun pemukiman untuk warga kulit putih.

Pada 1795, Harrison menikah dengan seorang perempuan bernama Anna Tuthill Symmes dan kemudian dikaruniai sembilan orang anak, termasuk anak tiri Harrison dari hasil pernikahan Anna sebelumnya. Tepat sebelum Harrison berkampanye menjadi calon presiden, enam dari delapan anaknya meninggal dunia.

Berbekal karir militer dan politik yang cemerlang, Harrison kemudian dikirim sebagai perwakilan duta besar AS untuk Kolombia. Barulah pada 1840, ia mencalonkan diri sebagai presiden dan menggandeng John Tyler sebagai wakil presiden. Setelah mendapat kemenangan pada 1841 , Harrison kemudian menyampaikan pidato inagurasinya di kantor Kongres Amerika Serikat, di Washington DC.

Di tengah cuaca yang sangat dingin, Harrison menyampaikan pidatonya selama 1 jam 45 menit. Diduga akibat terlalu lama berpidato di cuaca dingin, Harrison kemudian terserang pneumonia. Beberapa catatan sejarah menunjukkan dokter pribadi Harrison kala itu meresepkan obat pneumonia dan obat penyakit hepatisis pada sang presiden.

Harrison kemudian meninggal pada 4 April 1841. Ia meninggalkan istrinya Anna bersama tiga orang anaknya yang tersisa. Kemudian cucunya, Benjamin Harrison mengikuti jejak karir politiknya dan menjadi Presiden AS ke-23 pada 1889 hingga 1893. (rav)

(Rifa Nadia Nurfuadah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement