nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

ANEH! 416 Ekor Paus Terdampar dalam Semalam di Selandia Baru

Silviana Dharma, Jurnalis · Jum'at 10 Februari 2017 07:18 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 02 10 18 1614457 aneh-416-ekor-paus-terdampar-dalam-semalam-di-selandia-baru-BywJuka02i.jpg Ratusan paus pilot tewas terdampar di Golden Bay, Selandia Baru. (Foto: Reuters/Handout)

COLLINGWOOD – Kematian aneh terjadi di Selandia Baru. Lembaga Konservasi (DOC) setempat menemukan 416 ekor paus pilot terdampar di Farewell Spit di Collingwood, Golden Bay. Lebih dari 70% terkulai tak bernyawa menjelang fajar pada Jumat 10 Februari waktu setempat. Jumlah ini diyakini merupakan yang terbesar sepanjang sejarah.

Seperti disunting The Guardian, Jumat (10/2/2017), puluhan staf konservasi dan sukarelawan pagi ini dikerahkan ke lokasi penemuan. Mereka terus berupaya menyelamatkan sisa 100 ekor paus yang masih bernafas.

Saking daruratnya situasi ini, pemerintah mengimbau warga lokal untuk meliburkan diri sejenak dari sekolah dan pergi ke tempat kerja. Mereka diminta untuk segera menuju ke pantai, membawakan handuk, ember dan seprei guna membuat mamalia-mamalia laut nyaris punah itu tetap dingin, tenang dan basah.

Ketua tim konservasi Takaka, Andrew Lamason mengaku kebingungan dengan fenomena ini. Dia belum mendapatkan petunjuk sama sekali mengenai penyebab para paus tersebut mendamparkan diri mereka sendiri ke pantai pada waktu seperti sekarang.

Golden Bay di Selandia Baru terkenal dengan kedangkalannya. Banyak hewan, apalagi sebesar paus yang sekali terdampar di pantai ini, akan kesulitan untuk berenang lagi ke tengah laut.


Ketika tanda waktu menunjukkan pukul 10.30, sisa 100 ekor paus yang bertahan hidup itu berhasil diapungkan kembali ke air. Akan tetapi, posisi mereka masih terkatung-katung berseliweran di lepas pantai teluk.

Diperkirakan, pada siang paus-paus itu akan kembali mencari daratan. Sebab mereka akan melihat banyak kawanannya yang tergeletak mati di sini. Lamason dan kawan-kawan pun bersiap untuk penyelamatan massal kedua.

“Kami mencoba merenangkan paus-paus itu ke laut dan mengarahkan mereka. Tetapi sepertinya mereka kesulitan mengikuti arahan tersebut. Mereka pergi sekehendak hatinya saja. Kecuali mereka mendapatkan sepasang pemimpin yang kuat dan bisa membuat keputusan, maka paus lain pasti akan membuntutinya,” terang pria yang sudah mengambang di lautan selama kurang lebih sembilan jam tersebut.

Terakhir kali paus sebanyak itu mendamparkan diri terjadi pada 1918. Ditemukan 1.000 ekor paus terdampar di Kepulauan Chatham. Lalu kejadian serupa berulang pada 1985, total ada 450 ekor paus tergeletak di tepi pantai Auckland, Pulau Great Barrier. Rata-rata per tahun ada sedikitnya 300 ekor paus terdampar di tepi pantai Kiwi di Selandia Baru. Terparah terjadi pada 1840 ketika lebih dari 5.000 paus dan lumba-lumba harus bermandikan matahari di tepi pantai jauh dari laut dalam.

(Sil)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini