Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sakit-sakitan, Nenek Maryati Cuma Minum Obat Warung yang Dibeliin Tetangga

Djamhari , Jurnalis-Minggu, 12 Februari 2017 |05:12 WIB
Sakit-sakitan, Nenek Maryati Cuma Minum Obat Warung yang <i>Dibeliin</i> Tetangga
Nenek Maryati Sudah Sakit-sakitan dan Mampu Berobat (Foto: Djamhari/Okezone)
A
A
A

BEKASI - Nenek Maryati (70) yang hidup sebatang kara, dan harus mencari nafkah untuk membiayai hidupnya sebagai seorang pemulung. Ia pun menderita penyakit reumatik.

Nenek asal Pekalongan yang saat ini tinggal di sebuah kontrakan, di kampung Pangkalan Bambu, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, nampak dalam kondisi lemah atas sakit yang dialaminya sejak lama.

"Sakit reumatik saja ini sudah lama, sama perut sakit buang-buang air dari dua hari kemarin. Belum sempet berobat, tapi sudah minum obat warung dibeliin tetangga, sama pakai koyo cabe aja dikaki ngurangin sakit reumatik," kata Maryati dirumahnya, Sabtu (11/2/2017).

Akibat rasa sakit yang dideritanya itu, sang nenek harus beristirahat selama dua hari dari aktivitasnya memulung botol bekas.

"Mau kerja enggak bisa, kakinya gemeteran, perut juga enggak enak. Lagipula dari kemarin hujan, dan saya enggak dibolehin kerja sama ibu pemilik lapak karena kondisi sakit ini," ujar Maryati.

Saat ini, dirinya belum bisa berobat ke dokter lantaran uang yang dimilikinya tak cukup. Penyakit yang dialaminya itu hanya bisa diobatinya dengan obat-obatan warung, dan koyo.

"Belum berobat, uangnya enggak ada. Nanti saja. Ini kan sudah pakai koyo cabe, dan sudah beli obat warung," ujar Maryati yang mengaku, tak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah seperti, BPJS ataupun jaminan kesehatan lainnya.

Dan demi mencukupi biaya berobat dan hidupnya untuk makan itulah, dirinya hingga kini masih bekerja sebagai pemulung.

Ia pun tak memiliki saudara. Dan anak-anaknya, juga tak lagi peduli atas keadaannya dan tidak tahu di mana keberadaannya.

"Saya jadi pemulung buat biaya hidup, dan sedikit-sedikit nabung buat biaya berobat, serta bayar kontrakan setiap bulannya. Cuma kemarin belum lama, saya dikasih bantuan sama pak Polisi Bekasi, buat beban biaya kontrakan, mereka bayarin selama setahun kedepan," ungkap Maryati.

Untuk diketahui, polisi yang membantu sang nenek memberikan sedikit bantuan selama satu tahun ke depan, dari biaya tiap bulannya sebesar Rp350rb.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement