Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Petaka Banjir Jakarta, 3 Tewas, 2 Luka Parah

Agregasi Jawapos.com , Jurnalis-Rabu, 22 Februari 2017 |09:00 WIB
Petaka Banjir Jakarta, 3 Tewas, 2 Luka Parah
Ilustrasi (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Banjir Jakarta, kemarin 21 Februari 2017 menelan korban jiwa. Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), terdapat 54 titik banjir dengan ketinggian mulai dari 10 hingga 150 centimeter. Tercatat tiga korban tewas dan dua korban terluka parah.

Korban pertama Novi Eka Mely Yana (31), yang meninggal dunia saat banjir melanda rumahnya di Jalan Kemang Selatan X RT 03/02 Kelurahan Bangka Kecamatan Mampang Prapatan Jakarta Selatan. Dari hasil visum at repertum polisi, diketahui kalau Novi tewas karena tersengat listrik di rumahnya.

Tetangga korban, Een (40), pertama kali menemukan jasad Novi saat aliran Kali Krukut meluap ke pemukimannya. Awalnya saat di lokasi pengungsian di masjid, Een hanya melihat anak korban bernama Rayhan. Saat ditanyakan keberadaan korban, Rayhan tidak megetahuinya. Karena penasaran dia mendatangi rumah koran untuk mengecek.

"Eggak tahunya dia sudah gak sadar di dalam rumah dalam posisi mengambang di air, yang pertama yang saya lihat tangannya nongol di air, saat itu ketinggian air sudah setengah meter lebih,” tutur Een dengan nada sedih, seperti mengutip Jawa Pos, Rabu (22/2/2017).

Ia menambahkan, jarak rumah Novy ke bibir Kali Krukut hanya sekitar 10 meteran. Menurut Een, saat itu ia melihat ada kabel menjuntai di ruang tamu rumah tetangganya itu. ”Langsung saya teriak-teriak minta tolong ke tetangga. Pas diangkat warga dan mau dibawa ke rumah sakit dia sudah meninggal,” tuturnya.

Selain Novy, pemuda berusia 15 tahun bernama Ikmal juga dikabarkan meninggal karena hanyut di Kali Mookervaart Kedaung Jakarta Barat. Ikmal diduga hanyut setelah tergelincir ke dalam sungai yang sedang meluap sekira pukul 12.00.

Kepala Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakbar Abdul Cholik mengatakan, korban terbawa arus sungai yang sedang meluap. ”Meskipun sedang tidak hujan, saat itu air kali Mookevaart sudah tinggi. Jadi korban hanyut terbawa arus,”  ujar Abdul.

Menurut Abdul, setelah dilakukan pencarian selama hamper tiga jam akhirnya jasad Ikmal berhasil ditemukan. ”Jasad korban ditemukan sekira pukul 14.45. Saat ini jasad korban sudah dibawa pihak keluarga,” kata Abdul.

Sementara yang terluka tercatat bernama Dennis (25), yang merupakan pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) Pemprov DKI Jakarta. Dennis terluka akibat terpeleset dan sempat hanyut di Kali Batik yang melintasi Jalan Kompleks Rawa Sengon Kelapa Gading Jakarta Utara. Beruntung nyawa korban berhasil diselamatkan.

Untuk korban tewas dan terluka lainnya, tercatat satu korban tewas di Kota Bekasi akibat terseret banjir, dan satu korban terluka akibat terkena pecahan kaca ketika banjir melanda rumahnya di Perumahan Cipinang Indah Jakarta Timur, saat itu tanggul Kali Sunter jebol di dua titik.

(Ranto Rajagukguk)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement