Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Menlu se-Samudera Hindia Sepakati 9 Isu dalam KTT IORA 2017

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Senin, 06 Maret 2017 |13:46 WIB
Menlu se-Samudera Hindia Sepakati 9 Isu dalam KTT IORA 2017
Tiga menlu perempuan dari Indonesia, Australia dan Afsel memberikan keterangan pers dalam KTT IORA 2017, Senin (6/3/2017) di JCC. (Foto: Wikanto A/Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Kesempatan langka tercipta ketiga tiga perempuan yang menjabat Menteri Luar Negeri (Menlu) memimpin pertemuan tingkat menteri (council of ministers) dalam rangkaian KTT IORA 2017 di Balai Sidang Jakarta, Senayan. Hal tersebut sesuai dengan salah satu isu utama IORA yakni pemberdayaan perempuan.

Di bawah kepemimpinan ketiga srikandi itu, COM berhasil menyepakati modalitas IORA untuk ke depan. COM juga menyepakati untuk pertama kalinya strategi dan visi dokumen IORA yang disebut sebagai Jakarta Concord. Dokumen tersebut nantinya akan dibacakan dan disepakati pada puncak KTT IORA 2017 Selasa 7 Maret.

"Jakarta Concord memberikan arahan jelas yang akan menambah dan memperkuat kerjasama IORA. Sebagai tambahan untuk memperkuat enam isu prioritas IORA, Jakarta Concord juga mengesahkan tiga isu baru yang penting untuk kerjasama di masa depan," tutur Menteri Luar Negeri Indonesia Retno LP Marsudi dalam konferensi pers, Senin (6/3/2017).

Adapun ketiga isu tambahan tersebut adalah blue economy (ekonomi ramah lingkungan), pemberdayaan perempuan, dan promosi demokrasi. Isu-isu tersebut menyoroti arah masa depan Samudera Hindia. Para menteri luar negeri dan perwakilannya juga mengadopsi rencana kerja IORA (IORA Action Plan) yang baru pertama kali dihasilkan.

"IORA Action Plan adalah sebuah dokumen hidup yang menyajikan langkah-langkah konkret. Negara-negara anggota IORA juga akan mengimplementasi komitmen Jakarta Concord lewat pendirian empat kelompok kerja dalam bidang keamanan maritim, pertukaran budaya dan pariwisata, blue economy, dan pemberdayaan perempuan," tukas mantan Duta Besar Indonesia untuk Belanda itu.

Selain itu, COM turut mengadopsi deklarasi pertama IORA untuk mencegah dan melawan terorisme serta ekstremisme. Sebagai komitmen bersama, anggota-anggota IORA harus bekerja sama dalam menghadapi ancaman terorisme dan ekstremisme. Kerjasama dapat dicapai lewat dialog dan berbagi keahlian, praktik bersama, dan berbagi pengalaman tanpa mengesampingkan promosi pesan moderat serta toleransi.

(Rifa Nadia Nurfuadah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement