JAKARTA – Sejak kembali mencalonkan diri sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan (DK) PBB pada 2016, Pemerintah Indonesia giat menggalang dukungan dari negara-negara sahabat. Kegiatan itu juga dilakukan di sela-sela KTT IORA 2017.
Dalam rangkaian pertemuan bilateralnya usai memimpin pertemuan tingkat menteri (council of minister/COM) IORA hari ini, Menteri Retno Marsudi meminta dukungan pencalonan Indonesia untuk menjadi anggota DK PBB kepada dua negara Benua Afrika Uni Komoros dan Kenya. Permintaan Menlu Retno disambut positif oleh Menlu Kenya, DR Amina C Mohamed, EGH, CAV.
“Kami mendengar rencana Indonesia untuk bergabung dengan Dewan Keamanan PBB dan kami mendukung secara positif langkah ini. Bergabungnya Indonesia di DK PBB bisa merepresentasikan Kenya dan kami berharap bisa meneruskan timbal balik mengenai dukungan di DK PBB,” kata Menlu Amina kepada media, Senin (6/3/2017).
Sejak bergabung dengan PBB pada 1950, Indonesia telah tiga kali terpilih sebagai anggota tidak tetap dewan keamanan PBB. Indonesia pertama kali terpilih pada periode 1974-1975, kemudian terpilih lagi pada 1995-1996 dan yang terakhir pada 2007-2008.
(Emirald Julio)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.