KABUL – Sekelompok pria bersenjata memakai seragam dokter melancarkan serangan membabi buta di rumah sakit di Kabul, Afghanistan. Mereka menembaki para penjaga keamanan selama berjam-jam. Sedikitnya 38 orang tewas dan puluhan terluka sebagai akibatnya.
Pihak rumah sakit menjelaskan serangan tersebut didahului oleh sebuah bom bunuh diri di depan pintu masuk menuju kompleks rumah sakit. Otoritas setempat mengatakan, ada sekira tiga pria bersenjata menyamar sebagai staf medis kemudian masuk ke kamar rawat inap di kawasan Sardar Mohammad Daud Khan. Fasilitas tersebut memuat 400 tempat tidur dan berada di lantai atas.
Diwartakan The Guardian, Kamis (9/3/2017), ketika pasukan khusus Afghanistan masuk dan memerangi para pria bersenjata tersebut, ledakan kedua terdengar. Juru bicara Kementerian Pertahanan menyebut, jumlah korban yang awalnya hanya tiga langsung melonjak pada tahap ini.
Kelompok teroris ISIS menyatakan terlibat dalam serangan tersebut. Seorang pegawai rumah sakit, Abdul Qadir menceritakan, para militan itu memakai seragam dokter tetapi mengangkat senapan laras panjang AK-47. Qadir menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri, mereka menembak seorang pasien dan seorang pekerja.