Akan tetapi, Hendri menjelaskan jika kedatangan Djarot di Masjid At-Tin adalah sebuah bentuk strategi yang dipasang oleh kubu Ahok-Djarot.
"Tapi jangan lupa kalau umat Islam memilih Djarot yang jadi gubernur ya tetap Ahok. Jadi strategi-strategi seperti ini harus diperhatikan," terangnya.
Sekedar diketahui, pria yang juga menjadi founder lembaga survei KedaiKOPI (Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia) itu mengatakan, apabila warga Jakarta masih memberikan kesempatan kepada tokoh lain untuk memimpin DKI Jakarta.
"Dari hasil survei KedaiKOPI sendiri menunjukkan kepuasan publik kepada pasangan Ahok-Djarot tinggi, tapi apakah Anies-Sandi bisa mengalahkan petahana, hasilnya 60-70 %, meski kepuasan publik tinggi kepada Ahok-Djarot tinggi tetapi warga Jakarta menunjukkan warga Jakarta tetap memberi kesempatan tokoh-tokoh lain untuk memimpin Jakarta," pungkasnya.
(Ulung Tranggana)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.