“Nah, itu sadari sudah dipediksi ketika beradu program masyarakat udah jenuh dengan program Ahok kan bunyinya hanya meneruskan. Padahal, masyarakat ingin hal yang baru, namun setelah melakukan beradu diprogram kini bergeser menyerang ke pribadi-pribadi,” imbuhnya.
Serangan terhadap pribadi itu seperti beberapa kasus yang sangat kentara dipaksa dikait-kaitkan dengan Anies-Sandi. Seperti laporan DIS ke Polsek Metro Tanah Abang, di mana DIS mendesak jadi saksi atas kasus pencemaran nama baik yang diduga dilakukan anggota komunitas Jakarta Berlari.
Atau tentang kasus dugaan penyimpangan dana di pameran Frankfurt Book Fair 2015, di mana Anies ikut disebut-sebut dalam kasus ini. Tidak ketinggalan, tudingan terhadap Sandi terkait penggelapan uang atas penjualan sebidang tanah.
“Ini dipaksakan apa gimana? Dibuat sedemikian rupa untuk mempengaruhi strategi penggembos untuk kasus (Anies), Pak GM bilang meskinya saya yang ditanyai soal ini. Yang terbaru soal penyerobotan penggelapan tanah (dikaitkan ke Sandi) itu sudah lama juga, ini dipaksakan,” tukas Syarif. (raw)
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.