MAKASSAR - Sudah hampir sebulan ini, warga Makassar digegerkan kemunculan buaya di Kanal, jalan Kanal Batua Raya, Kecamatan Panakkukang Makassar.
Hampir tiap hari masyarakat dari berbagai kecamatan berkerumun menunggu kemuculan buaya. Begitu pula dengan salah satu pemuda ini, saat melihat buaya sebesar 1,5 meter hingga 2 meter muncul, ia malah jatuh pingsan.
Momen itu sempat diabadikan salah satu pengguna Facebook. "Pingsan gara-gara melihat buaya," tulis Siz Uchica di grup publik 'Laporan Warga Makassar', Jumat 24 Maret 2017.
Kemunculan buaya di kanal ini memang menarik perhatian warga. Apalagi kanal ini terletak di tengah pemukiman warga. Buaya ini pun menimbulkan perdebatan di masyarat, bahkan mitos pun turut menhiasi kemunculan buaya ini.
"Ada kembarannya itu, laki-laki. Dia naik menunggu kembarannya. Nama buaya itu Nurul pak. Dia tidak akan menghilang kalau belum diupacarakan secara adat," tutur Ani, warga setempat saat menonton penampakan buaya di kanal.
Sementara itu, aparat Kecamatan Panakkukang, Ahmad saat di konfirmasi membenarkan kemuculan buaya itu. Ia pun menghimbau warga agar berhati-hati. Pasalnya, buaya tersebut bisa saja melukai warga yang berdesak di pinggir kanal.
"Jumlah buaya di sana pak, ada yang bilang 3 adajuga yang bilang 7, tapi selama ini yang naik cuma satu. Kami hanya menghimbau warga agar berhati-hati. Jangan sampai terjadi yang tidak-tidak," kata Ahmad, yang diwawancarai di halaman kantor Kecamatan Panakkukang, Makassar.
Terkait mitos kembaran buaya, Ahmad tak menampik hal itu. Sebab, sebagian warganya memang percaya mitos tersebut.
"Iya, ada warga yang bilang begitu. Tapi bisa juga kemungkinannya buaya itu mungkin lepas dari penangkaran," pungkas Ahmad.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.