Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pukuli Kru Pesawat Pakai Sandal, Pejabat India Terjerat Masalah

Emirald Julio , Jurnalis-Kamis, 30 Maret 2017 |09:01 WIB
Pukuli Kru Pesawat Pakai Sandal, Pejabat India Terjerat Masalah
Inilah Ravindra Gaikwad yang saat ini viral di India akibat aksinya yang memukuli kru pesawat menggunakan sandal (Foto: News18.com)
A
A
A

MUMBAI – Anggota parlemen India terjerat masalah dan sempat tidak bisa pulang ke rumahnya usai menyerang kru pesawat dengan menggunakan sandal. Akibat aksinya itu, sang pejabat India tersebut dilarang ikut penerbangan di enam maskapai.

Insiden ini bermula ketika Ravindra Gaikwad (56) geram akibat ia tidak mendapatkan kursi di kelas bisnis. Namun bukannya menanggapi dengan kepala dingin, Gaikwad malah menyerang seorang kru pesawat yang berusia 60 tahun.

(Aksi Gaikwad ketika menyerang kru pesawat. Video: ANI News)

Sebagaimana dikutip dari Russia Today, Kamis (30/3/2017) sang pejabat dari partai Shiv Sena itu akhirnya terjebak di Delhi pada Jumat pekan kemarin akibat insiden itu. Ia terpaksa menggunakan kereta agar bisa kembali ke rumahnya di Mumbai.

Sayangnya, Gaikwad tetap keras kepala dan enggan meminta maaf atas aksi arogannya tersebut. “Saya seorang anggota parlemen Shiv Sena dan saya tidak akan mentolerir penghinaan apapun. Biarkan karyawan (kru pesawat) itu mengeluh. Ya, saya memukulnya dengan sandal (sebanyak) 25 kali,” tutur Gaikwad kepada Times of India.

Air India menyatakan Gaikwan dilarang naik pesawatnya karena menolak minta maaf atas insiden tersebut. Maskapai Indigo, SpiceJet, GoAir, Jet Airways dan Vistara juga mengikuti langkah Air India.

(Emirald Julio)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement