Share

Miris...Warga Galunggung Pangandaran Hidup di Kerangkeng

Syamsul Maarif, Sindonews · Sabtu 01 April 2017 01:08 WIB
https: img.okezone.com content 2017 03 31 525 1656111 miris-warga-galunggung-pangandaran-hidup-di-kerangkeng-ITdjXXH0E1.jpeg Ida dikurung dalam kerangkeng (Foto: Syamsul Maarif)

PANGANDARAN - Seorang wanita bernama Ida (23), warga Dusun Galunggung, Desa/Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran harus hidup dalam kondisi dikerangkeng lantaran mengalami kelainan jiwa.

Salah satu pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Langkaplancar Ai Nurapipah mengatakan, Ida dikerangkeng hampir satu tahun setelah mengalami kelainan dalam perilakunya.

"Berdasarkan keterangan orangtua Ida, kelainan perilaku Ida disebabkan dari kematian anak pertamanya," kata Ai.

Ai menambahkan, saat lahiran kondisi Ida lemah dan mengalami pendarahan di luar kewajaran, sehingga anak yang lahir langsung meninggal.

"Setelah kejadian itu Ida mengalami kelainan pada prilaku, dia selalu murung dan enggan bicara bahkan sering telanjang melepaskan pakaian yang dikenakannya," tambah Ai.

Untuk menutupi malu dari lingkungan terhadap perilaku Ida, akhirnya orangtuanya memilih untuk membuat gubuk khusus untuk Ida.

Sementara Martini, orangtua Ida mengatakan, pihak keluarga harus memberi makan lewat celah kecil tiga kali sehari. "Kami ingin Ida normal seperti biasa, namun untuk berobat kami tidak mampu lantaran kondisi ekonomi yang serba kekurangan," kata Martini.

Martini berharap, ada kepedulian pemerintah daerah untuk membantu pemulihan kondisi kejiwaan yang dialami Ida.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini