Selain mulung rutin setiap Sabtu, KPC juga konsisten menggelar Lomba Mulung Sampah Ciliwung antar kelurahan se-Kota Bogor. Ajang yang ditunjukkan untuk menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap sungai sepanjang 120 kilometer yang terbentuk dari penyatuan aliran puluhan sungai kecil di Kawasan Taman Nasional Gede Pangrango.
"Sungai mempunyai peran yang sangat penting dalam sebuah ekosistem DAS untuk menopang kehidupan masyarakat, baik di hulu maupun hilir," katanya.
Menurutnya, Lomba Mulung Sampah Ciliwung ke-8 tahun lalu tepatnya tanggal 28 Mei 2016 diikuti 2.183 warga berhasil mengangkut sampah anorganik sebanyak 2.161 karung dari Sungai Ciliwung selama kurun waktu tidak lebih dari dua jam.
Dengan melibatkan warga, Anggit menyebut, lomba tersebut diikuti oleh 13 kelurahan di Kota Bogor yang dilintasi Sungai Ciliwung, dimulai dari Kelurahan Katulampa di Bogor Timur hingga Kelurahan Sukaresmi di Kecmatan Tanah Sareal.
"Lomba Mulung Sampah Ciliwung memang sengaja menyasar warga yang berada di bantara Ciliwung, sekaligus ajang interaksi warga dalam rangka Hari Jadi Bogor setiap tahunnya," tukasnya.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.