Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

TOP FILES: Permainan Jelangkung, Pengecut Jangan Coba-Coba!

Randy Wirayudha , Jurnalis-Minggu, 30 April 2017 |08:30 WIB
TOP FILES: Permainan Jelangkung, Pengecut Jangan Coba-Coba!
Ilustrasi Jelangkung (Foto: Youtube)
A
A
A

Nantinya, dewa tersebut yang telah merasuki boneka akan menjawab berbagai pertanyaan peserta permainan lewat tulisan. Ritual ini konon sudah punah, tapi terserap ke budaya Indonesia dan penyebutannya pun berubah jadi Jelangkung.

Di Nusantara, permainan ini dimainkan bukan dengan media boneka keranjang lagi. Melainkan dengan media boneka yang berasal dari gayung batok kelapa dan turut dipasangkan pakaian pula. Bedanya kalau di China untuk memanggil dewa, kalau di nusantara untuk memanggil hantu sebagai “teman bermainnya”.

Karena yang dipanggil adalah makhluk gaib, jelas sering memunculkan imbas-imbas tersendiri. Seperti kesurupan misalnya. Para pemainnya sering kesurupan karena acap meninggalkan permainan itu tanpa pamit dan langsung kabur ketika rasa takut sudah tak bisa dibendung.

Mitos lainnya adalah imbas pemain yang bisa meninggal setelah memainkan permainan ini. Atau kalau ada pemain yang kabur duluan, biasanya akan terus dihantui seumur hidupnya- percaya enggak percaya sih.

Satu hal lagi yang patut diketahui, ternyata permainan semacam ini tidak hanya ada di negeri kita lho, meski sedikit berbeda versi dan medianya. Ada juga di Jepang yang namanya Kokkuri. Di Amerika Serikat dan Inggris ada permainan Ouija yang asalnya juga aslinya dari China tahun 1.100 Masehi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement