SERANG - Perayaan Hari Buruh Internasional di Kabupaten Serang, Banten dipusatkan di Kawasan Industri Modern Cikande dengan dimeriahkan musik dangdut dan kupon berhadiah.
"Kami sangat senang May Day tahun ini dihibur musik dangdut sehingga bisa bergoyang ria bersama teman-teman," kata Najat (35) seorang pekerja buruh sepatu di Cikande, Kabupaten Serang, Senin (1/5/2017).
Peringatan Hari Buruh Internasional itu tidak diwarnai aksi demontrasi yang bisa menimbulkan kemacetan lalu lintas. Buruh yang tergabung Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) dan Serikat Pekerja Mandiri (SPM) bergoyang ria sambil mendengarkan musim dangdut.
Selain itu juga mereka mendapatkan kupon doorprize untuk memperoleh lemari es, televisi, sepeda motor.
Di samping itu, bahan pokok berupa paket dijual kepada masyarakat dengan harga Rp50 ribu sampai Rp100 ribu.
"Kami melihat kegiatan hiburan dangdut dan pembagian kupon doorprize serta pembagian sembako sangat positif dibandingkan aksi demontrasi," ujar Najat yang juga anggota SPSI.
Ketua Serikat Pekerja Mandiri (SPM) PT Indah Kiat Pulp Paper, Hendri Gunawan mengatakan perayaan Hari Buruh yang dipusatkan di Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang tidak melakukan aksi demontrasi atau turun ke jalan.
Mereka tidak melakukan aksi demontrasi itu karena Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kabupaten Serang tahun 2017 Rp3.258.866 atau naik dibandingkan tahun 2016 sebesar Rpang Rp3.010.500.
"Kami sepakat bersama buruh se Kabupaten Serang tidak melakukan aksi demontrasi turun ke jalan, lebih baik berupa hiburan dangdut disertai doorprize," katanya.
Sementara, Kapolres Serang, AKBP Wibowo mengatakan, pihaknya melah enerjunkan pengamanan peringatan May Day sebanyak 435 pesonel dan dipusatkan di Kawasan Industri Modern Cikande. "Peringatan Hari Buruh berjalan lancar dan kondusif," klaim Wibowo.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.