Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hadiri KTT Jalur Sutra, Presiden Jokowi Kedepankan Kepentingan Nasional

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Minggu, 14 Mei 2017 |06:45 WIB
Hadiri KTT Jalur Sutra, Presiden Jokowi Kedepankan Kepentingan Nasional
Presiden RI Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo tiba di Bandara Internasional Beijing (Foto: Sekretariat Negara/Twitter)
A
A
A

BEIJING – Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo tiba di Beijing, China, pada Sabtu 13 Mei 2017 malam waktu setempat. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu dijadwalkan menghadiri KTT Jalur Sutera pada 14-15 Mei 2017.

Pertemuan yang juga dikenal dengan One Belt and Road Forum for International Cooperation itu akan dihadiri oleh 29 Kepala Negara/Pemerintahan. Presiden Jokowi berharap forum tersebut dapat memberikan banyak peluang bagi Indonesia.

Seperti dimuat dalam situs resmi Sekretariat Kabinet, Minggu (14/5/2017), Presiden Jokowi disambut langsung oleh Duta Besar Soegeng Rahardjo di Bandara Internasional Beijing. Pria asal Surakarta itu akan mengutamakan kepentingan nasional dalam kerjasama lintas negara tersebut, terutama untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan konektivitas yang sedang gencar dilakukan di Tanah Air.

Presiden Jokowi dijadwalkan berbicara di dalam dua sesi, yaitu sesi tentang sinergi kebijakan untuk kerjasama yang lebih erat dan sesi tentang kerjasama konektivitas untuk pembangunan yang terkoneksi. Kunjungan tersebut juga akan dimanfaatkan Presiden Jokowi untuk melakukan pertemuan dengan sejumlah Kepala Negara sahabat guna meningkatkan hubungan bilateral dan kerjasama antarnegara.

Presiden tercatat akan bertemu dengan Presiden China Xi Jinping selaku tuan rumah, Perdana Menteri Fiji Frank Bainimarama, Perdana Menteri Polandia Beata Szydlo, Presiden Swiss Doris Leuthard, Direktur Operasional IMF Christine Lagarde, dan Sekretaris Jenderal Partai Liberal Demokratik Jepang Toshihiro Nikai.

Agenda lainnya, Presiden Jokowi akan mengunjungi Masjid Niujie di Beijing. Masjid tersebut merupakan pusat komunikasi Muslim di Beijing yang jumlahnya mencapai 250 ribu jiwa. Presiden Jokowi akan bertemu dengan para ulama dan tokoh Muslim setempat di masjid tertua dan terbesar di Beijing itu.

Masjid Niujie menjadi simbol masuknya Islam ke daratan China. Masjid tersebut dibangun pada 966 di masa Dinasti Liao (916-1125). Kunjungan Presiden Jokowi ke masjid itu merupakan kunjungan Presiden RI kedua setelah almarhum Abdurrahman Wahid pada 2000.

Selain Ibu Negara Iriana Joko Widodo, turut menyertai Presiden RI adalah Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong. Sementara Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi telah berada di Beijing untuk menghadiri pertemuan tingkat menteri jelang KTT Jalur Sutera serta bertemu Menlu China Wang Yi.

(Rifa Nadia Nurfuadah)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement