TEHERAN - Pemerintah Iran berniat terus mengembangkan program rudalnya. Salah satu buktinya, Iran mengklaim telah membangun pabrik rudal balistik bawah tanah ketiga.
Program rudal Teheran sendiri selama ini memicu ketegangan dengan tetangganya Arab Saudi dan Amerika Serikat (AS).
”Pabrik bawah tanah ketiga Iran telah dibangun oleh Garda (Revolusi Iran) dalam beberapa tahun terakhir. Kami akan terus mengembangkan kemampuan rudal kami secara paksa," tulis kantor berita Fars mengutip Kepala Divisi Diragantara Garda Revolusi Iran Amirali Hajizadeh, yang dilansir Reuters, Kamis (25/5/2017).
Iran telah dijatuhi sanksi terbaru oleh AS sejak Donald Trump menjabat sebagai presiden pada Januari 2017. Sanksi Washington tersebut merupakan respons atas peluncuran rudal Iran baru-baru ini.