KETIMBANG Pulau Jawa atau beberapa pulau lainnya di Indonesia, Pulau Sumatera termasuk paling sering diguncang gempa. Makanya terbilang penting untuk menengok sisi lain Pulau Sumatera yang tentunya berkaitan mengapa di pulau ini sering terjadi gempa.
Sumatera, pulau dengan posisi enam sebagai pulau terbesar di dunia dengan gunung-gunung berapi yang membentang dari utara hingga selatan.
Tercatat, gunung tertinggi di pulau ini adalah Gunung Kerinci di Sumatera Barat dengan ketinggian 3.805 meter di atas permukaan laut.
Dari berbagai sumber, menyebutkan Pulau Sumatera berada di zona tepian tumbukan Lempeng Indo-Australia dan Eurasia.
Ini yang konon menyebabkan Sumatera jadi pulau yang rawan gempa jika dua lempeng tektonik ini timbul aktivitas tumbukan.
Meski begitu, data geokimia terbaru oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) 2013 lalu, dikatakan Pulau Sumatera itu awalnya bukan berupa satu pulau yang menyatu, melainkan tiga bagian yang terpisah. Begitupun yang dipaparkan peneliti British Geological Survey NR Cameroon pada 1984.
Satu bagian di timur yang jadi tepi lempeng Eurasia, bagian barat busur kepulauan (Woyla) dan satu lagi wilayah antarlempeng.
Diperkirakan penyatuan daratan menjadi Pulau Sumatera, baru terjadi di Zaman Miosen, yakni di sekitar 25 juta tahun lampau.
(Randy Wirayudha)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.