nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hujan Sebabkan Banjir dan Jalan Amblas di Kampar

Riaumandiri, Jurnalis · Rabu 31 Mei 2017 12:34 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 05 31 340 1704146 hujan-sebabkan-banjir-dan-jalan-amblas-di-kampar-4zWt6zvXGg.jpg Jalan amblas di Kampar. (Foto: Riaumandiri)

BANGKINANG - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kampar sejak Senin hingga Selasa 29-30 Mei 2017 dini hari menyebabkan beberapa kawasan di Bangkinang Kota terendam banjir. Selain itu, tingginya curah hujan dengan intensitas yang lama, membuat beberapa ruas jalan amblas dan terputus.

Wilayah yang mengalami banjir, seperti di Jalan Sudirman simpang empat Kantor BRI Bangkinang, di TK IT, Jalan Mayor Ali Rasyid tepatnya di Komplek Perumahan depan Gereja dan di kawasan bukit Candika, Bangkinang Kota.

Di Perumahan Ali Rasyid, air sampai masuk ke dalam rumah hingga ketinggian selutut orang dewasa dan banjir ini kerap terjadi disaat hujan deras dan berlangsung lama.

Menurut penuturan warga, hujan dengan intensitas tinggi seringkali menyebabkan banjir di wilayah kediaman mereka. "Kalau hujan deras dan lama kayak gini, kita selalu dihadapkan dengan permasalahan banjir seperti ini. ke depannya kami berharap kepada Pemerintah Daerah bisa membenahi permasalahan ini seperti memperbaiki drainase yang sudah tidak berfungsi lagi," ungkap salah seorang warga saat ditemui di rumahnya yang sudah tergenang air.

Selain menyebabkan banjir, curah hujan yang tinggi juga memutus akses jalan Dt. Seribu Garang Bangkinang Kota, yang menghubungkan lokasi Taman Makam Pahlawan dan Kejari Kampar. Box culvert atau beton penyangga di jalan tersebut amblas putus total sehingga tidak bisa dilewati.

"Amblasnya box culvert ini disebabkan hujan deras dan debit air yang melintasi di bawah mobil tersebut melebihi kapasitas besar gorong-gorong yang ada di bawahnya," ujar Ilham salah seorang warga yang ditemui di lokasi.

Akibat amblasnya box culvert ini, lanjut Ilham, seorang warga mengalami luka-luka setelah terjatuh ke sungai, karena tidak tahu kalau jalannya sudah putus. "Seorang warga dini hari tadi yang melintas di jalan tersebut jatuh ke sungai beserta sepeda motornya dan mengalami luka-luka," terangnya.

Ditambahkan Ilham, box culvert ini telah lama ada tanda-tanda mau amblas, separuh dari badan jalan, namun tidak ada perhatian dari Dinas terkait sehingga dengan hujan deras box culvert ini amblas terbawa arus sungai.

"Padahal sebelumnya kami sudah mengadukan permasalahan ini melalui RT dan bahkan camat, yang seharusnya di sini dibuat jembatan bukannya box culvert," beber Ilham.

Sementara itu, hujan deras juga menimbulkan longsor di Kecamatan Koto Kampar Hulu, jalan utama yang menghubungkan Desa Tabing dan Desa Gunung Malelo serta Siberuang ini mengalami amblas di separuh badan jalan.

Camat Koto Kampar Hulu, Ni'am, saat dikonfimasi mengungkapkan, pihaknya telah melakukan langkah-langkah agar warga tidak terjebak d ilokasi jalan yang amblas.

"Itu bekas timbunan, karena hujan tinggi tadi malam makanya amblas, namun masih bisa dilewati kendaraan. Kita juga sudah meninjau lokasi dan sudah memasang rambu-rambu di jalan tersebut, kita juga telah menyurati BPBD, Insya Allah besok pagi sudah bisa diperbaiki," ungkap Ni'am.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini