Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dalam Sehari, Gunung Marapi Meletus Enam Kali

Rus Akbar , Jurnalis-Minggu, 04 Juni 2017 |23:27 WIB
Dalam Sehari, Gunung Marapi Meletus Enam Kali
A
A
A

PADANG - Sejak Minggu pagi sampai sore Gunung Marapi memuntahkan abul vulkanik sebanyak enam kali dalam kawah Gunung setinggi 2.891 MDPL yang terletak di Kabupaten Tanah Datar, Agam dan Kota Padang Panjang.

Menurut Petugas Pos Pantau Gunung Api (PGA) Marapi, Hartanto Prawiro, berdasarkan data yang telah dihimpun hingga pukul 18.00 WIB, telah terjadi enam kali erupsi Gunung Api Marapi, dengan ketinggian kolom abu yang bervariasi.

“Erupsi pertama terjadi pada pukul 10.01 WIB ketinggian letusan sekitar 300 meter, warnanya abu-abu tebal, amplitudo letusan mencapai 6 milimeter dengan lama gempa 35 detik,” terangnya Minggu (4/6/2017).

Kemudian erupsi kedua terjadi pukul 10.22 WIB, Marapi kembali meletus dengan amplitudo 4 milimeter dengan lama gempa 22 detik dan ketinggian kolom abu mencapai sekitar 700 meter.

Pada pukul pukul 13.06 WIB, kata Hartanti, Gunung Marapi kembali mengeluarkan abu vulkanik setinggi 200 meter dengan amplitudo 2 milimeter, lama gempa 13 detik. “Sekitar pukul 15.50 WIB, Marapi kembali meletus dengan ketinggian kolom abu mencapai 250 meter. Amplitudo letusan itu mencapai 8 milimeter dengan lama gempa 43 detik,” ujarnya.

Pada pukul 17.35 WIB Gunung Marapi kembali meletus dengan ketiggian kolom abu vulkanik 150 meter dengan amplitudo 2 milimeter dengan lama gempa 58 detik. “Letusan terakhir yang bisa kita pantau terjadi pada pukul 18.05 WIB dengan amplitudo 2 milimeter dan lama gempa 45 detik. Ketinggian kolom abu letusan tersebut mencapai 150 meter,” terangnya.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement