LONDON – Kepolisian Metro London mengidentifikasi dua dari tiga orang pelaku serangan teror sebagai Khuram Shazad Butt dan Rachid Reduoane. Kedua pria itu sama-sama tewas ditembak oleh polisi usai menjalankan aksinya menabrak pejalan kaki di Jembatan London dan menusuk secara acak di Pasar Borough.
Khuram Butt adalah seorang warga negara Inggris yang lahir di Pakistan. Pria berusia 27 tahun itu pernah bekerja di operator kereta bawah tanah London Underground selama enam bulan pada 2016 sebagai pegawai magang.
Wajahnya juga pernah muncul dalam program dokumenter tentang ekstremisme pada 2016. Salah satu orang yang pernah mengenalnya, Mohammed Shafiq mengatakan, Butt mengidolai ulama garis keras Inggris Anjem Choudary. Shafiq tidak heran jika Khuram Butt akan melaksanakan serangan teror.
“Butt pernah menyebutku pengkhianat dan menuduhku sebagai kaki tangan pemerintah. Saya tidak terkejut jika Khuram Butt melakukan serangan teror dan ada banyak pertanyaan serius bagi otoritas,” ucap Mohammed Shafiq, sebagaimana dilansir Channel News Asia, Selasa (6/6/2017).
Kesaksian berbeda diucapkan tetangga Khuram di Barking, London Timur. Ia dideskripsikan sebagai seorang yang ramah. Namun, ayah dua orang anak itu memang berubah perangainya dalam beberapa pekan menjelang serangan teror yang menewaskan tujuh orang tersebut.