Share

Lahan Pertanian di Garut Rusak Parah Diterjang Banjir

Agregasi Antara, · Selasa 06 Juni 2017 11:35 WIB
https: img.okezone.com content 2017 06 06 525 1708642 lahan-pertanian-di-garut-rusak-parah-diterjang-banjir-KyO9sxGORY.JPG ilustrasi (Foto: Antara)

BANDUNG - Lahan pertanian di Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat, rusak akibat diterjang banjir bandang luapan Sungai Ciojar, Senin malam.

"Banyak lahan pertanian yang rusak akibat terendam banjir," kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Tatang Hidayat saat meninjau areal pertanian terdampak banjir di Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler Garut, Selasa (6/6/2017).

Ia menuturkan, areal pertanian yang rusak di antaranya padi, sayur dan cabai tersebar di beberapa blok pertanian di Kecamatan Tarogong Kaler. Terkait daerah lain yang terdampak banjir, kata dia, masih dalam pemantauan petugas dari Dinas Pertanian.

"Kita masih mendata daerah mana saja yang terkena dampak banjir, sementara baru di Kecamatan Tarogong Kaler," katanya.

Tatang menambahkan, peninjauan sementara tingkat kerusakan pertanian seperti gagal panen atau gagal tanam padi. Sedangkan tanaman lainnya seperti cabai dan tomat, kata dia, masih bisa mendapatkan pemeliharaan lebih lanjut hingga panen.

"Tanaman yang terendam banjir, kemungkinan akan hidup, tinggal dilakukan pemeliharaan lanjutan saja," katanya.

Sejumlah petani di Kampung Rancabango tampak membereskan beberapa tanaman cabai dan tomat yang diterjang banjir.

Selain areal pertanian, pemukiman warga dan komplek Pesantren Persis Rancabango juga diterjang banjir, akibatnya aktivitas kegiatan di pesatren tersebut terhenti. Sebelumnya, hujan deras mengguyur wilayah Garut, Senin malam, kemudian terjadi luapan air Sungai Ciojar memasuki pemukiman warga dan badan jalan.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini