PADA hari ini atau tepatnya pada 10 Juni 1917, pasukan Italia kembali memulai perang melawan Austria-Hungaria yang berlangsung di pegunungan Trentino, Italia Utara, di masa Perang Dunia I. Austria-Hungaria sendiri dikenal juga sebagai kerajaan ganda atau negara dualistik (1867 –1918) gabungan dari Kerajaan Hungaria dan Kekaisaran Austria.
Medan pertempuran di Italia utara itu, sebagian wilayahnya diketahui terdiri dari daerah pegunungan yang justru memudahkan mereka menjalani pertempuran. Meskipun Italia telah dimudahkan dengan medan tempur yang mendukung, tapi dalam perang sebelumnya pada Mei 1915, mereka tidak mendapatkan kemenangan besar saat melawan Austria di Trentino, dengan sedikit keberhasilan.
Pada akhir 1915, setelah empat pertempuran berkecamuk di Sungai Isonzo di bagian timur Italia terjadi, negeri dengan Menara Piza itu gagal menghasilkan kemajuan substansial. Justru justru menimbulkan korban sebanyak 235 ribu jiwa yang 54 ribu di antaranya tewas.
Pertempuran kesepuluh di Isonzo terjadi pada 12 Mei 1917 berakhir dengan kegagalan serupa seperti sebelumnya dan Italia kembali menelan pil pahit. Serangan balik Austria-Hungaria diluncurkan pada 3 Juni hampir di semua wilayah yang diduduki Italia. Lalu pada 8 Juni, Kepala Komunis Italia Luigi Cadorna mengakhiri serangan balik Austria-Hongaria itu.
Dua hari kemudian, Italia yang semakin frustasi memperbarui serangan secara serentak menyerang enam puncak gunung di Trentino. Italia kemudian mampu melakukan serangan balik dengan sukses dan mempertahankan posisi mereka.
Orang-orang Italia berhasil menaklukkan pertempuran di puncak Trentino. Sementara itu, gunung Ortigaro setinggi 2.133 meter dijadikan lokasi untuk menampung sekira 1.000 tahanan Austria. Namun, dua minggu kemudian, orang-orang Austria menguasai Ortigaro lagi dan menahan 2.000 orang Italia.
Pada akhir Juni, setelah pertempuran sengit selama tiga minggu berlangsung diketahui korban jiwa lebih banyak jatuh dari pihak Italia. Sekira 23 ribu dari pihak Italia gugur, sementara pihak Austria kehilangan sebanyak 9.500 jiwa.
(Rifa Nadia Nurfuadah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.