nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bermain di Sungai Cikao, Kakak Beradik Ditemukan Tewas Mengambang

Didin Jalaludin, Jurnalis · Sabtu 17 Juni 2017 00:20 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 06 16 525 1718424 bermain-di-sungai-cikao-kakak-beradik-ditemukan-tewas-mengambang-5BbHiLUiKt.jpg Ilustrasi mayat (Foto: Ist)

PURWAKARTA - Agus Heriadi (47), dan istrinya Yulianingsih (36) menangis histeris setelah mengetahui kedua buah hatinya Andi (8) dan Elan (4) tewas mengenaskan. Kedua korban yang merupakan kakak beradik ini ditemukan warga hanyut di Sungai Cikao, Desa Maracang, Kecamatan Babakan Cikao, Purwakarta, Jumat (16/6/2017).  

"Awalnya jasad kedua ini ditemukan pemancing di sungai. Dan akhinya dikenali, jika mereka anak pasangan Pak Agus dan Bu Yuli. Mereka merupakan warga Jalan Taman Pahlawan Barat Gang Mesjid RT 14 RW 06 Kelurahan Purwamekar, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta," kata Tita (49), warga setempat.

Belum diketahui pasti penyebab kematin dua korban. Namun, dugaan sementara korban tenggelam saat bermain di sungai tersebut. Pasalnya, kedua korban dikabarkan pergi dari rumah bersama tiga temanya yang masing-masing masih anak-anak. Mereka pergi menuju Sungai Cikao, untuk berenang sambil mencari ikan.

"Bahkan, saat ini salah seorang anak teman korban dikabarkan hilang. Dia belum juga pulang ke rumah. Sementara yang dua orang temanya sudah pulang. Dan yang kakak beradik ini meninggal. Mudah-mudahan teman korban yang hilang ini tidak ikut jadi korban," ujarnya.

Sementara, jasad Andi dan Elan langsung dibawa polisi yang datang ke lokasi menuju RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk dilakukan visum.

Kapolsek Purwakarta Kota Kompol Adi Fauzi saat dihubungi membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan pemeriksaan sementara, polisi tidak menemukan adanya luka atau bekas pukulan pada tubuh kedua korban.

"Ya, dugaan sementara mereka tenggelam," pungkasnya.

Sementara itu, kedua orangtua Andi dan Elan terus menangis, mereka masih tidak percaya kedua buah hatinya harus lebih dahulu meinggalkan mereka. Pihak keluarga menolak saat ditemui Wartawan.

"Maaf sedang berduka. Kasihan, ya. Maaf ya," ujar salah seorang kerabat korban di rumah duka.

Setelah dibawa ke rumah duka, jenazah kedua korban langsung disemayamkan. Keluarga mengaku ikhlas dengan kejadian ini. Sementara hingga berita ini diturunkan keberadaan teman korban yang dikabarkan masih hilang dan belum pulang ke rumahnya masih simpangsiur.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini