Tentu saja Diana sangat rindu dengan menu berbuka puasa ala Indonesia. Perempuan lulusan Fakultas Pertanian Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) itu mengaku kangen dengan sirup khas Indonesia serta makanan berbuka puasa.
“Yang dikangenin dari Indonesia itu sirup dan buka puasa dengan es buah, es teler, dll.,” tukas perempuan kelahiran 23 Mei 1989 tersebut.
Diana menambahkan, dalam acara buka puasa besar-besaran biasanya ada tim khusus yang menyediakan makanan. Tim tersebut ditunjuk secara bergiliran di antara komunitas Muslim setempat yang mayoritas adalah ekspatriat, untuk menyediakan makanan.
“Indonesia dapat giliran pada 4 Juni lalu bersama komunitas Muslim Malaysia untuk menjamu hidangan berbuka. Kemudian berganti giliran komunitas Pakistan, Bangladesh, Mesir, dan Arab Saudi. Dua negara disebut terakhir mendominasi kegiatan di Masjid Gifu,” tukas perempuan asal Purworejo, Jawa Tengah itu.
(Rifa Nadia Nurfuadah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.