GABON - Tentara Inggris yang bertugas di negara Gabon, Afrika Tengah, berhasil menggagalkan upaya perdagangan gading gajah ilegal. Keuntungan dari penjualan gading tersebut diketahui akan digunakan untuk mendanai kelompok militan Boko Haram.
Penangkapan tersebut merupakan bagian dari upaya memerangi ancaman terorisme yang menghantui wilayah Afrika. Sebagaimana disitat dari Independent, Senin (3/7/2017), pasukan elite Inggris divisi 16 berhasil menangkap para pemburu gajah setelah mendapat panggilan darurat dari otoritas setempat.
Para pemburu gading gajah tersebut ditangkap di sebuah hutan di Gabon dan terbukti memiliki keterkaitan dengan Boko Haram. Mereka diketahui telah memburu lebih dari 25 ribu gajah dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Gading gajah tersebut dijual sekira Rp2 juta per kilonya di pasar gelap.
"Pihak berwenang telah mengumpulkan bukti-bukti. Para pemburu ini terbukti tengah mengumpulkan uang guna mendanai tindakan terorisme. Kelompok teroris terbesar di Afrika saat ini hidup dengan uang hasil pembajakan kapal dan perburuan liar," ujar pengelola Taman Nasional Gabon, Christian Mbina.
Pasukan militer Inggris diketahui tengah melatih tentara dari beberapa negara di Afrika seperti, Kenya, Tanzania, Kongo, Rwanda, dan Ethiopia. Pelatihan tersebut telah berlangsung selama 5 tahun. Selain itu, pasukan Inggris juga diperbantukan untuk menjaga wilayah perbatasan yang rawan konflik.
Selain tentara, para polisi hutan juga dilatih mengenakan senjata guna bisa memberikan perlawanan kepada para pemburu. Sekira 80% gajah di Taman Nasional Gabon diduga mati akibat perburuan sejak 2004 hingga 2014.
(Rifa Nadia Nurfuadah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.