Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Cuaca Ekstrem, Puluhan Nelayan di Bangka Belitung Dilaporkan Hilang

Arsan Mailanto , Jurnalis-Selasa, 18 Juli 2017 |15:03 WIB
Cuaca Ekstrem, Puluhan Nelayan di Bangka Belitung Dilaporkan Hilang
Perahu nelayan diterjang ombak. (Arsan M/Okezone)
A
A
A

BANGKA - Cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Bangka Belitung akhir-akhir ini mengakibatkan banjir dan gelombang tinggi di perairan Pantai Rebo, Kota Sungailiat, Kabupaten Bangka Induk, Provinsi Bangka Belitung (Babel).

Akibat gelombang tinggi, puluhan nelayan Desa Rebo Sungailiat, Bangka Belitung yang sedang berada di bagan untuk menangkap ikan terombang ambing di tengah laut selama tiga jam.

Belum lagi bagan yang mereka tempati saat mencari ikan roboh diterjang gelombang setinggi lima meter. Kondisi tersebut diperburuk sebab diiringi dengan curah hujan deras dan disertai petir/kilat.

Hasanudin (32) salah satu nelayan Pantai Rebo yang berhasil diselamatkan mengatakan, ada belasan bagan milik nelayan tradisional yang ada di sekitar bagan miliknya yang roboh akibat gelombang tinggi. 

Saat kejadian, Hasanudin dan ketiga orang rekannya hanya pasrah melihat ketinggian gelombang yang dahsyat. Dirinya pun berhasil diselamatkan oleh salah satu nelayan yang kala itu sedang melintas dengan perahu.

"Kejadiannya sekitar jam 12 tadi, gelombang kuat dan angin kencang. Di bagan tadi kita ada empat orang termasuk saya dan tiga teman saya. Sedangkan bagan milik nelayan lain di samping kita ada dua orang yang jaraknya sekitar 2 mil dari bagan kita," ujarnya kepada wartawan, Selasa (18/7/2017). 

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Bangka, Ridwan mengungkapkan, dari informasi yang diperoleh sedikitnya masih ada puluhan nelayan yang masih dalam pencarian. Sementara 21 nelayan lainnya sudah berhasil diselamatkan oleh warga Desa Rebo yang dari kalangan nelayan juga. 

"Alhamdulillah 21 orang ini ditemukan baik-baik saja secepatnya dikasih vitamin dan tidak ada masalah berbahaya, hanya saja mereka mengalami kedinginan," terangnya. 

Untuk evakuasi ke daratan, yang belum diketahui dan masih tersisa sekitar puluhan yang belum terdeteksi keberadaannya. "Telah dilakukan pencarian oleh nelayan Desa Rebo ke beberapa titik bagan yang hancur dengan jarak sekitar 11 mil hingga 20 mil laut," ucap Ridwan. (sym)

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement