JAKARTA - Polda Metro Jaya akan menggelar rekonstruksi perampokan sadis terhadap Davidson Tantono di SPBU Daan Mogot, Jakarta Barat. Kejadian berdarah itu terjadi pada 9 Juni 2017.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono menjelaskan, kegiatan rekonstruksi tersebut dilaksanakan untuk melengkapi berkas penyidikan.
"Ya benar (hari ini rekonstruksi perampokan Davidson)," kata Argo saat dikonfirmasi, Jakarta, Sabtu (22/7/2017).
Demi mencari fakta dan temuan baru, kata Argo, akan menghadirkan seluruh tersangka untuk mereka ulang adegan perampokan tersebut. Untuk lokasi rekonstruksi sendiri akan dilakukan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Semua tersangka akan dibawa untuk ikut. Untuk lokasi rekonstruksi sendiri rencananya di SPBU," ujar Argo.
Sekadar diketahui, perampokan sadis ini dilakukan dengan cara menembak korbannya hingga tewas. Diketahui, Davidson Tantono, merupakan seorang warga Tangerang, Banten.
Korban sendiri ditembak perampok usai mengambil uang tunai di sebuah bank yang berada tak jauh dari lokasi penembakan. Pelaku pun berhasil membawa uang ratusan juta rupiah milik korban.
Saat ini, dari seluruh penangkapan yang dilakukan oleh aparat kepolisian, perampok yang telah tertangkap adalah tujuh orang, dua di antaranya harus meninggal dunia saat dilakukan penangkapan.
Sepanjang penyidikan kepolisian, polisi menyimpulkan bahwa perampokan berdarah itu dilakukan oleh komplotan perampok yang telah biasa beraksi.
(Arief Setyadi )