PEMIMPIN negara biasanya menampilkan citra yang baik di depan warganya. Siapa sangka, sebagai manusia biasa, mereka juga punya rahasia atau fakta unik yang tidak banyak diketahui publik.
Dari mengantongi penghargaan musik, hingga penulis novel, kelima pemimpin negara berikut ini menunjukkan bahwa mereka adalah pribadi yang juga penuh kejutan.
1. Mikhail Gorbachev
Selain dikenal sebagai pemimpin Rusia yang berjasa mengakhiri Perang Dingin, ternyata Mikhail Gorbachev memiliki bakat di bidang musik. Salah satu buktinya, ia meraih penghargaan paling bergengsi di industri musik dunia pada 2004. Kala itu, Gorbachev membawa pulang trofi Grammy dalam kategori Best Spoken World Album untuk anak-anak, atas keterlibatannya dalam rekaman cerita rakyat Rusia, Peter dan Serigala.
Uniknya, Gorbachev berbagi hadiah dengan mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Bill Clinton dan pemenang Oscar Sophia Loren, yang juga berpartisipasi dalam proyek tersebut. Tidak hanya itu, BBC, seperti dikutip Grunge, Senin (24/7/2017), Gorbachev menyumbangkan hadiah tersebut untuk proyek lingkungannya, Green Cross International.
2. Nicolas Sarkozy
Nama Sarkozy tidak hanya dikenal sebagai pemimpin Negeri Mode saat Olivier Sarkozy, mulai menjalin hubungan dengan mantan bintang 'Full House', Mary-Kate Olsen, pada 2012. Olivier merupakan saudara Mantan Presiden Prancis, Nicolas Sarkozy.
Nicolas Sarkozy. (Foto: Reuters)
Hubungan ini cukup menyita perhatian publik. Tidak hanya perbedaan kewarganegaraan, Olivier warga Prancis sedangkan Mary-Kate adalah warga Amerika, tetapi juga perbedaan usia yang amat mencolok di antara keduanya. Olivier yang kala itu berusia 42 tahun, mengencani Mary-Kate yang masih berumur 25 tahun. Nyatanya, keduanya serius hingga mengukuhkan hubungan ke jenjang pernikahan tiga tahun kemudian.
3. Nelson Mandela
Mandela pernah mendekam di penjara selama 27 tahun karena memperjuangkan politik anti-apartheid. Tak banyak yang tahu, Mandela pernah bermain film tentang perjuangan tokoh kulit hitam lainnya, Malcolm X. Ia bergabung dalam proyek film besutan Spike Lee itu pada 1992, dua tahun setelah bebas dari bui.
Nelson Mandela. (Foto: Reuters)
Presiden kulit hitam pertama Afrika Selatan itu muncul menjelang akhir film. Ia membaca ulang kalimat dari pidato Malcolm X yang terkenal pada 1964 di reli pendiri Organisasi Persatuan Afro-Amerika di New York. Menurut majalah TIME, Mandela meminta untuk tidak melafalkan kata-kata yang paling terkenal dari pidato Malcolm X, "dengan cara apa pun yang diperlukan," karena Mandela tidak ingin pemerintah Afrika Selatan menganggap ia melakukan panggilan untuk melakukan kekerasan. Sebagai solusinya, Lee akhirnya memotong adegan ke Malcolm X yang menyampaikan langsung kalimat tersebut.
4. Napoleon Bonaparte
Pemimpin militer Prancis, Napoleon Bonaparte, adalah tokoh paling ikonik saat Perang Revolusi berkobar. Tapi tahukah Anda, Bonaparte pernah menjadi penulis?
Menurut laporan, Bonaparte sebenarnya pernah menulis sebuah naskah untuk novel roman saat dia berusia 26 tahun. Novel yang berjudul Clisson et Eugénie itu kabarnya terinspirasi dari perselingkuhan Bonaparte dengan Bernardine Eugenie Désirée Clary - yang merupakan istri saudaranya, Joseph.
Manuskrip untuk novel tersebut ditemukan dalam harta Bonaparte setelah ia meninggal. Halaman-halaman itu disatukan dan pertama kali diterbitkan di Prancis pada 2008. Setahun sebelumnya, halaman pertama manuskrip tersebut laku terjuang pada lelang seharga USD25 ribu (sekira Rp327,3 juta).
5. Ratu Elizabeth I
Ratu Elizabeth I. (Foto: Missed In History)
Dikenal sebagai pemimpin monarki perempuan yang mumpuni, Ratu Elizabeth ternyata memiliki kesukaan tersendiri pada makanan manis. Ia amat menggemari kue jahe (gingerbread). Bahkan, Sang Ratu-lah orang yang memerintahkan pelayannya untuk melukis kue jahe sesuai dengan ciri khas tamu yang akan mengunjunginya.
(Magang: Lia Asti Liani)
(Rifa Nadia Nurfuadah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.