JAKARTA - Gubernur Provinsi Kalteng Sugianto Sabran mengaku siap jika salah satu kota/kabupaten di wilayahnya dipilih menjadi pengganti Jakarta sebagai Ibu Kota. Pemerintah dinilai hanya cukup menyiapkan aturan dan komitmen dalam merealisasikan rencana tersebut.
Sugianto menambahkan, selain Kota Palangka Raya, lokasi yang cocok untuk dijadikan Ibu Kota adalah Kabupaten Gunung Mas, dan Kabupaten Katingan. Saat ini Kota Palangka Raya memiliki luas wilayah 119.736 Ha, Kabupaten Gunung Mas 98.956 Ha, dan Kabupaten Katingan 81.308 Ha.
Ia menambahkan bahwa Kalteng secara keseluruhan memiliki luas 153. 564,5 kilometer persegi dengan jumlah penduduk sebanyak 2.485.035 jiwa dan kearifan budaya lokal yakni Falsafah Huma Batang.
Baca juga: Wacana Pemindahan Ibu Kota, Pemerintah Cari Lokasi Selain Palangkaraya
“Sesuai UU Nomor 5 Tahun 2012 Kalteng dimekarkan menjadi 1 Kota, 13 kabupaten, 136 kecamatan, 138 kelurahan, dan 1.434 desa,” ujar Sugianto, seperti mengutip setkab.go.id, Selasa (1/8/2017).
Pertumbuhan ekonomi Kalteng pada triwulan pertama tahun 2017, lanjut Gubernur, 9,49% dengan tingkat inflasi sampai Juni 2017 4,97%. Sementara Indeks Pembangunan Manusia mengalami peningkatan dari tahun 2016 sebesar 68,53% menjadi 69,13% dengan tingkat pengangguran terbuka pada Februari 2016 sebesar 3,13% dan PDRB per kapita tahun 2016 sebesar Rp44,1 juta.
Ketua Komisi II DPR RI, Zainuddin Amali menyampaikan bahwa salah satu usulan menjadi Ibu Kota pemerintahan adalah Kalimantan Tengah. Ia menambahkan bahwa rencana dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) perlu didukung dan dipersiapkan dengan baik oleh pemerintah provinsi.
(Ranto Rajagukguk)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.