Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

VIDEO: Ribuan Ibu Menyusui Bayi di Sela Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN

Silviana Dharma , Jurnalis-Minggu, 06 Agustus 2017 |07:01 WIB
VIDEO: Ribuan Ibu Menyusui Bayi di Sela Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN
Ilustrasi. Menyusui. (Foto: Alamy)
A
A
A

MANILA – Dalam beberapa kasus, menyusui bayi di ruang publik bisa menuai protes. Di Filipina justru sebaliknya. Sedikitnya 2.000 ibu berkumpul di Manila untuk memberikan ASI kepada bayinya selama satu menit.

Sambil menutupi sebagian payudaranya, para ibu tersebut tanpa malu menyusui bayi mereka di sela-sela Pertemuan ke-50 Menteri Luar Negeri ASEAN (AMM). Acara tersebut disebut Hakab Na!, merujuk pada gambaran bayi yang menempel pada payudara ibunya. Diyakini, kegiatan itu juga menjadi gerakan menyusui bersama terbesar di Filipina.

Kegiatan tersebut diselenggarakan bertepatan dengan ajang Global Big Latch On, yang mendorong para perempuan berkumpul di lokasi yang terdaftar di seluruh dunia untuk menyusui anak mereka secara bersamaan. Acara itu dimulai pada Jumat 4 Agustus dan berlanjut hingga Sabtu 5 Agustus 2017.

Sumber: Youtube/RTV Malacanang

Di Filipina, Hakab Na! diselenggarakan tiap Agustus sejak 2013 sebagai bagian dari Bulan Kesadaran Menyusui Nasional Filipina dan Pekan Menyusu Dunia.

”Kami telah melakukan ini selama lima tahun terakhir. Pada tahun pertama, peserta yang berminat tak lebih dari 100 ibu, tetapi anggota kami menjadi lebih banyak setiap tahunnya," kata Presiden Menyusui Filipina, Abigail Co-Floreza, seperti disitat dari CNN, Minggu (6/8/2017).

Menurut database global UNICEF pada 2008, 34% anak-anak Filipina diberi makan hanya ASI, tanpa tambahan makanan atau cairan, sebelum usia 6 bulan. Meski periode penelitian sudah lama, tetapi UNICEF meyakinkan data itu masih relevan.

"Banyak ibu mengalami kesulitan menyusui, dan lebih suka bergantung pada susu formula. Mereka belum sungguh-sungguh menghargai manfaat dari menyusui bayi karena media lebih sering mempromosikan susu formula," kata Joy Reyes Eugenio, yang ikut dalam acara tersebut.

Eugenio menekankan pentingnya setiap ibu memberikan ASI eksklusif kepada anaknya selama enam bulan pertama kelahiran. Sebuah studi yang dipublikasikan di Journal of Healthy Policy and Planning Journal 2016, tercatat lebih dari 12.400 kematian anak dan ibu di tujuh negara Asia Tenggara setiap tahunnya terkait menyusui.

(Silviana Dharma)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement