Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hari Ini, Novel Baswedan Diperiksa Polisi dengan Pendampingan Ketua KPK

Fahreza Rizky , Jurnalis-Senin, 14 Agustus 2017 |07:15 WIB
Hari Ini, Novel Baswedan Diperiksa Polisi dengan Pendampingan Ketua KPK
Novel Baswedan (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Hari ini, Senin (14/8/2017), penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan akan diperiksa oleh polisi terkait insiden penyiraman air keras kepada dirinya.

Pemeriksaan ini sedianya akan dilakukan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura. Hal itu mengingat Novel masih dirawat secara intensif di Negeri Singa tersebut.

Tak hanya itu, pemeriksaan Novel hari ini juga akan dilakukan polisi dengan pendampingan dari Ketua KPK Agus Rahardjo.

"Rencananya Ketua KPK akan ikut mendampingi," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Minggu 13 Agustus 2017.

(Baca Juga: Diperiksa Hari Ini, Novel Siap Jawab Tuduhan Polisi)

Novel disiram air keras oleh dua orang pengendara motor di dekat rumahnya pada 11 April 2017 seusai Salat Subuh. Mata Novel pun rusak sehingga harus dirawat di Singapore National Eye Centre (SNEC) sejak 12 April 2017.

Novel diperiksa hari ini karena pada Kamis 17 Agustus dia akan menjalani operasi besar pada mata kirinya.

Menurut Febri, apa pun yang terjadi pascaoperasi, Novel sudah ikhlas. "KPK dan keluarga juga berharap doa dari seluruh pihak agar operasi dan segala perawatan berhasil, dan para penegak hukum diberikan kekuatan untuk mengungkap kasus ini," ungkap Febri.

Harapan lain adalah agar pemberantasan korupsi, termasuk penanganan kasus e-KTP yang pernah ditangani Novel semakin maju mengungkap aktor-aktor utama yang merugikan keuangan negara hingga triliunan rupiah.

Hingga lebih dari 100 hari pelaku penyiram Novel belum ditemukan meski polisi sudah memeriksa banyak saksi, membuat sketsa terduga pelaku hingga menahan sejumlah orang yang kemudian dilepaskan lagi.

Sketsa pelaku yang ditunjukkan Kapolri seusai bertemu dengan Presiden Joko Widodo pada Senin 31 Juli menunjukkan pelaku adalah pria dengan ciri-ciri tinggi 167-170 cm, berkulit agak hitam, rambut keriting dan badan cukup ramping. (muf)

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement