JAKARTA - Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya (PMJ) Kombes Halim Pagarra mengaku terkejut saat mengetahui enam anak buahnya kedapatan menyimpan sabu saat menggelar razia ilegal sekaligus melakukan pungutan liar (pungli) di pintu keluar Tol Semanggi, Jakarta Selatan.
"Iya jelas lah, menyesalkan. Kita berbuat baik mengangkat citra Polri ini, tapi ada anggota yang mencederai," ungkap Halim saat dikonfirmasi, Jumat (25/8/2017).
(Baca juga: Tegas! Kompolnas Minta Oknum Polantas yang Pungli dan Bawa Sabu Dipecat dan Dibui)
Padahal, menurut Halim, semua anggota sudah mengikuti program pembinaan rohani dan mental selama satu bulan. Namun masih saja ada oknum anggota nakal yang bertindak tidak sewajarnya, sehingga mencoreng nama baik Korp Bhayangkara.
"Mereka melanggar institusi. Padahal kita sudah ada, sudah ada program pembinaan rohani mental anggota selama sebulan," terangnya.
(Baca juga: Gelar Razia Gelap dan Simpan Narkoba, Oknum Polantas Terancam Dipecat)
Halim menegaskan, akan menindak tegas oknum polisi lalu lintas (Polantas) nakal tersebut. Bahkan apabila mereka terbukti mengkonsumsi narkoba berarti telah melanggar kode etik sehingga harus dipecat sebagai anggota polisi.
"Pasti ada tindakan. Seperti sidang disiplin, kalau pelanggarannya ada sidang disiplin, ada kode etik. Kalau sidang kode etik tak layak jadi polisi, kalau sidang disiplin itu sidang biasa," pungkasnya.
Seperti diketahui, enam anggota Polantas tesebut beraksi pada Selasa 22 Agustus 2017 di pintu keluar Tol Semanggi, Jakarta Selatan. Mereka melakukan pengecekan SIM dan STNK, bahkan mereka sempat melakukan pungli alias meminta uang ditempat tanpa memberikan surat tilang.
Aksi kejahatannya itu tercium anggota Biroprovos Divpropam Polri sehingga dilakukan pengecekan ke lokasi, dua orang berhasil diamankan yakni Brigadir Didik Filianto dan Brigadir Reza Pahlevi, mereka kedapatan menyimpan sabu-sabu lengkap dengan alat penghisapnya.
Sementara empat oknum anggota lainnya yakni Brigadir Reza Fachlevi, Briptu Michael Timbun Parasian Simbolon, Bripda Afrian Pinang dan satu lagi belum diketahui identitasnya, mereka melarikan diri saat hendak diamankan oleh anggota Biroprovos Divpropam Polri.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.