JAKARTA - Pemerintah sedang memprioritaskan pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan daya saing Indonesia. Namun dalam upayanya membangun infrastruktur, pemerintah dihadapkan oleh beberapa masalah.
Salah satu masalah utamanya adalah material dan kondisi tanah yang ada di Indonesia. Pasalnya dengan kondisi tanah yang beragam, Indonesia belum memiliki material yang dapat membuat jalan lebih tahan lama.
Kepala Bidang Standarisasi dan Kerjasama Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) jalan dan jembatan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR) Anwar Yamin mengatakan, dibutuhkan sebuah teknologi untuk mengatasi hambatan tersebut. Teknologi tersebut harus bisa menaikan material setempat ini. Sehingga dari yang tidak cocok dijadikan bahan jalan menjadi cocok untuk bahan jalan.
"Kita butuh sebuah teknologi sehingga pembangunan dengan dana yang terbatas tadi bisa dioptimalkan , sehingga aksesbilitas bisa ditingkatkan dan masyarakat merasakan dampak dari pembangunan tersebut," ujarnya dalam acara peluncuran Solid Road Holcim Indonesia di Sheraton Hotel, Jakarta, Senin 28 Agustus 2017.
Sebagai bentuk konsistensinya dalam berinovasi sekaligus memberikan sebuah solusi, Holcim Indonesia memperkenalkan produk barunya yakni Solid Road. Solid road merupakan sebuah produk inovatif untuk mengatasi masalah stabilisasi tanah sebagai pondasi jalan.