Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Beri Pesan kepada Aktivis HAM, Duterte: Kritik Aung San Suu Kyi, Bukan Saya

Rufki Ade Vinanda , Jurnalis-Minggu, 10 September 2017 |11:10 WIB
Beri Pesan kepada Aktivis HAM, Duterte: Kritik Aung San Suu Kyi, Bukan Saya
Presiden Filipina, Rodrigo Duterte dan Penasihat Negera Myanmar, Aung San Suu Kyi. (Foto: AFP)
A
A
A

Presiden berusia 72 tahun tersebut menyampaikan pesannya itu dalam sebuah pidato di sebuah konferensi bisnis. Selain menyampaikan pesan kepada para aktivis, dalam kesempatan ini, Duterte juga memanfaatkannya untuk membela tindakannya dalam program perang terhadap obat-obatan terlarang.

Sebagaimana diketahui, kritik telah meluas dalam beberapa waktu terakhir menyusul perang narkoba Duterte telah mnyebabkan 3 remaja di bawah umur tewas. Sejauh ini, Polisi Filipina telah membunuh lebih dari 3.800 orang sejak perang Narkoba Duterte dimulai pada Juni 2016.

Namun, berdasarkan keterangan kelompok HAM, korban perang narkoba Duterte jumlahnya mencapai 13 orang. Sebagian besar dari mereka yang terbunuh merupakan warga miskin yang tinggal di kawasan kumuh.

Baca Juga: Perang Terhadap Narkoba, Duterte: Polisi Bebas Bunuh Orang Idiot yang Menolak Ditangkap!

Duterte dikenal tak segan untuk menentang keras kritik yang diarahkan padanya. Sementara itu, Aung San Suu Kyi sendiri hingga saat ini memilih diam terhadap hujan kritik yang dilemparkan padanya. Suu Kyi masih belum menunjukkan sikap dukungan terhadap kaum Muslim meski konflik telah menyebabkan ribuan Rohingya mengungsi ke Bangladesh.

(Rufki Ade Vinanda)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement