Image

Terkait Saracen, Polri Sebut Asma Dewi Sebarkan Ujaran Kebencian saat Pilkada DKI

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Kamis, 14 September 2017 - 20:57 WIB
Asma Dewi. Foto Facebook Asma Dewi Asma Dewi. Foto Facebook Asma Dewi

JAKARTA - Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto membeberkan Asma Dewi menyebarkan ujaran kebencian saat Pilkada DKI Jakarta 2017.

"Pas waktu Pilkada DKI, ujaran kebencian dan sara pada waktu pilkada kemarin," katanya di Komplek Mabes Polri, Kamis (14/9/2017).

Setyo akan melakukan penelusuran jejak digital uajaran kebencian yang dilakukan Asma Dewi yang sempat dihapus.

"Kemungkinan, tapi kan jejak digital kan bisa diteliti lagi," ungkapnya.

Baca Juga: Adiknya Diduga Terlibat Saracen, Dua Kakak Asma Dewi yang Anggota Polri Akan Diperiksa

Selain itu. Pihak kepolisian tetap akan memastikan Asma Dewi merupakan pengguna jasa Saracen atau turut dalam kepengurusan Saracen.

"Kita lihat apakah dia sebagai customer atau ini, belum ada keterangan," tutupnya.

Baca Juga: Nah Lho! Polisi Sebut Nama Asma Dewi Ada di Struktur Saracen

Asma Dewi sendiri ditangkap di kompleks AKRI, Jalan Namra Raya, Jakarta Selatan pada Jumat 8 September 2017. Sesuai KTP, Asma Dewi sehari-hari berprofesi sebagai ibu rumah tangga yang beralamat di Ciledug Raya, Jakarta Selatan.

Asma tertangkap lantaran diduga telah mentransfer uang Rp75 juta ke Saracen. Penyidik mendapatkan info bahwa Asma Dewi mengirim dana Rp75 juta ke anggota inti grup Saracen berinisial NS.

Dalam catatan mutasi perbankan disebutkan bahwa uang itu untuk membayar Saracen. Penyidik kini sedang mendalami aliran uang yang diberikan Asma Dewi kepada anggota Saracen lainnya. Karena tak menutup kemungkinan masih banyak aliran uang lainnya.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming