Nonton bareng film G30S/PKI di Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur. (Foto: Doc Kopassus)
Agar Tak Lupa Sejarah, Karang Taruna Setuju Ada Nobar Film G30S/PKI
JAKARTA - Pengurus Karang Taruna turut buka suara soal rencana penanyangan kembali film G30S/PKI. Sebagai generasi muda, perlu ada wawasan sejarah agar mengetahui peristiwa kelam yang menimpa bangsa.
"Perintah Panglima TNI memutar film dan ditonton oleh masyarakat dan kalangan umum sangat perlu, agar generasi muda memahami serta tahu sejarah bangsa ini," kata Sekretaris Karang Taruna Jakarta Selatan, Gatot Achmad Supriyanto, kepada Okezone, Jumat (22/9/2017).
Dirinya mengatakan, seharusnya tak perlu ada pro atau kontra lagi. Apa yang telah disampaikan oleh Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo tentang nonton bareng juga sudah mendapat persetujuan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.
"Apalagi ini Presiden Jokowi juga tak berkeberatan," ucapnya.
Masyarakat antusias nonton bareng (nobar) pemutaran film G30S PKI yang digelar di Markas Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Cijantung, Jakarta Timur, pada Rabu 20 September 2017 malam.
Acara nonton bareng (Nobar) yang diperintahkan Panglima TNI juga telah digelar Rabu 20 September 2017, di Markas Komando Pasukan Khusus. Pada Nobar yang dilaksanakan mulai jam 19.30 WIB tersebut, diawali dengan pemutaran film profil sejarah Kopassus untuk mengingatkan kembali kepada keluarga besar prajurit Kopassus akan jasa dan prestasi pengabdian para pendahulu yang telah membesarkan satuan Kopassus.
Nobar yang diperuntukkan kepada seluruh keluarga besar Kopassus ini mendapatkan perhatian dari masyarakat sekitar Cijantung yang menyaksikan pada sepanjang pagar luar di Lapangan Gatot Soebroto.
Melihat antusiasme masyarakat yang menyaksikan nobar tersebut, Kopassus membuka pagar lapangan dan mempersilakan masyarakat untuk menyaksikan bersama. (feb)
JAKARTA - Pengurus Karang Taruna turut buka suara soal rencana penanyangan kembali film G30S/PKI. Sebagai generasi muda, perlu ada wawasan sejarah agar mengetahui peristiwa kelam yang menimpa bangsa.
"Perintah Panglima TNI memutar film dan ditonton oleh masyarakat dan kalangan umum sangat perlu, agar generasi muda memahami serta tahu sejarah bangsa ini," kata Sekretaris Karang Taruna Jakarta Selatan, Gatot Achmad Supriyanto, kepada Okezone, Jumat (22/9/2017).
Dirinya mengatakan, seharusnya tak perlu ada pro atau kontra lagi. Apa yang telah disampaikan oleh Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo tentang nonton bareng juga sudah mendapat persetujuan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.
"Apalagi ini Presiden Jokowi juga tak berkeberatan," ucapnya.
Acara nonton bareng (Nobar) yang diperintahkan Panglima TNI juga telah digelar Rabu 20 September 2017, di Markas Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
Pada Nobar yang dilaksanakan mulai jam 19.30 WIB tersebut, diawali dengan pemutaran film profil sejarah Kopassus untuk mengingatkan kembali kepada keluarga besar prajurit Kopassus akan jasa dan prestasi pengabdian para pendahulu yang telah membesarkan satuan Kopassus.
Nobar yang diperuntukkan kepada seluruh keluarga besar Kopassus ini mendapatkan perhatian dari masyarakat sekitar Cijantung yang menyaksikan pada sepanjang pagar luar di Lapangan Gatot Soebroto.
Melihat antusiasme masyarakat yang menyaksikan nobar tersebut, Kopassus membuka pagar lapangan dan mempersilakan masyarakat untuk menyaksikan bersama. (feb)
(Amril Amarullah (Okezone))
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.