"Nafasnya menderu, kuping terangkat, kaki dihentakkan begitu mencium bau kita. Lalu anaknya dia masukan ke sela kaki dan perutnya untuk dilindungi," papar Rahmat.
"Setelah tahu kondisi aman, ia menyuruh anaknya lari. Lalu ia seperti menggerak-gerakan kaki dengan gerakan yang aneh, ternyata itu demi menghapus jejak kaki anaknya, lalu ia pergi sambil menginjak setiap jejak kaki anaknya agar predator tak mengetahui bahwa ada anak badak di sekitar lokasi itu," imbuhnya.
Rahmat pun mengimbau kepada masyarakat untuk tak mengganggu habitat asli badak di Ujungkulon. Jika hendak menemui badak, maka harus disesuaikan sesuai prosedur yang diundangkan.
"Jangan pula memburu, karena memburu badak sebenarnya sia-sia, tak ada analisis medis yang menyebutkan bahwa cula badak bisa meningkatkan kejantanan, semua itu bohong," pungkasnya.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.