"Beberapa bandara seperti, Jakarta Surabaya sampai ke Lombok kami sudah cek apabila terjadi hal hal yang tak diinginkan," jelasnya.
Agus mengatakan, meskipun aktivitas gunung gede terus meningkat, Bandara Ngurah Rai masih tetap beroperasi seperti biasa. Hal tersebut karena pihak Bandara tidak bisa menghentikan aktivitas penerbangan jika tidak ada abu vulkanik yang terdeteksi Badan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (BPVMB) yang dianggap membahayakan penerbangan.
"Yang menjadi ancaman penerbangan tidak akan terpancar dalam kondisi gunungnya belum meletus. Ini tidak ada efek terhadap dunia penerbangan oleh karena itu masih aman-aman saja. Karena abu vulkanik tidak terdeteksi," tandasnya.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.