Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Semangat! Anak-Anak Semarang Kibarkan Bendera Setengah Tiang Peringati Tragedi G30S/PKI

Taufik Budi , Jurnalis-Sabtu, 30 September 2017 |11:40 WIB
Semangat! Anak-Anak Semarang Kibarkan Bendera Setengah Tiang Peringati Tragedi G30S/PKI
Anak-anak Semarang semangat kibarkan bendera setengah tiang peringati G30S/PKI (Foto: Taufik Budi)
A
A
A

SEMARANG - Anak-anak di Semarang, Jawa Tengah turut memasang bendera merah putih setengah tiang, untuk memeringati tragedi Gerakan 30 September oleh Partai Komunis Indonesia (G30s/PKI). Mereka berharap, pemberontakan itu tak terulang lagi terlebih setelah menyaksikan film terdapat anak kecil yang turut menjadi korban.

Sabtu pagi tepat pada 30 September 2017, seorang anak bernama Wisanggeni langsung mengambil bendera merah putih di lemari untuk dipasang. Pelajar kelas 1 SMP ini pun menyiapkan tiang bendera dari bambu untuk dipasang di halaman rumahnya di Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.

Bukan pada puncaknya, melainkan sang saka merah putih diikat di tengah-tengah tiang. Pengibaran bendera setengah tiang itu sebagai bentuk peringatan dan keprihatinan, terhadap 10 Pahlawan Revolusi yang menjadi korban kekejaman PKI.

“Sebelumnya sudah nonton film pemberontakan G30S/PKI bersama temen-temen sekolah. Ngeri juga, orang-orang ditembaki seperti itu. Katanya malah aslinya lebih kejam daripada yang di film,” ujar Wisanggeni sembari mengikat tali bendera ke tiang bambu, Sabtu (30/9/2017).

Dalam film digambarkan kebrutalan PKI yang tak hanya menembaki para jenderal tetapi juga seluruh bagian rumah. Bahkan, seorang anak kecil bernama Ade Irma Suryani Nasution juga turut menjadi korban hingga meregang nyawa. Untuk itu, dia berharap tragedi kemanusiaan dan isu bangkitnya PKI tidak terjadi lagi.

“Ngeri saja melihatnya. Bagaimana jika penembakan itu terjadi pada kita, tentunya sangat tidak kita inginkan. Semoga tidak ada lagi pemberontakan seperti itu. Janganlah (ada pemberontakan), kita enak kok hidup damai seperti ini,” lugasnya didampingi adiknya Nurul Azizah.

Sekadar diketahui, berdasarkan surat Kemensetneg Nomor: B.908/M.Sesneg/Set/TU.00.04/09/2017, Tgl. 25/9/2017, perihal : Penyelenggaraan upacara HKP Tahun 2017, seluruh lapisan masyarakat diminta memasang bendera merah putih setengah tiang pada Sabtu, 30 September 2017. Kemudian dilanjutkan memasang bendera merah putih satu tiang penuh selama dua hari pada 1-2 Oktober 2017.

Pengibaran bendera dilakukan di kantor pemerintah dan swasta, lembaga-lembaga pendidikan, dan rumah penduduk.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement