WASHINGTON – Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence berjanji akan kembali mengirim astronot Negeri Paman Sam ke bulan kemudian ke Mars dalam beberapa tahun mendatang. Janji itu disampaikan Pence saat menghadiri pertemuan Dewan Luar Angkasa Nasional AS di Museum Antariksa dan Dirgantara Nasional, Washington.
BACA JUGA: China Bersumpah Jadi Negara Pertama Jelajahi Planet Mars
"Kami akan mengembalikan astronot Amerika ke bulan, tidak hanya meninggalkan jejak kaki dan bendera, tapi untuk membangun fondasi, kami perlu mengirim orang Amerika ke Mars dan sekitarnya," kata Pence sebagaimana dikutip dari Telegraph, Sabtu (7/10/2017).
Pernyataan Pence segera mendapat respons positif. NASA dan para pimpinan industri antariksa AS mengatakan, mereka telah membangun sebuah pesawat untuk mencapai tujuan itu. Mereka berjanji dalam jangka lima tahun, astronot AS akan dapat bekerja di sekeliling bulan.
Presiden perusahaan antariksa Orbital ATK, David Thompson mengatakan, kapsul Orion milik NASA dan roket Space Launch System ukuran raksasa akan siap dalam beberapa tahun mendatang, sehingga terbang mengelilingi bulan dan bahkan membuat sebuah pos penjelajahan yang mengorbit di bulan akan dapat dilakukan. Namun, Thompson mengatakan, pendaratan bulan akan memakan waktu lebih lama. Sementara CEO perusahaan pembuat roket Blue Origin, Bob Smith mengatakan perusahaannya bisa menyelesaikan program pendarat bulan dalam waktu lima tahun.