"Pada musim kemarau membuat kontur tanah menjadi rengkah dan retak-retak sehingga saat diguyur hujan dengan intensitas yang tinggi berpotensi terjadi pergerakan tanah dan longsor," jelasnya.
Pihaknya pun telah berkoordinasi baik dengan kepolisian, TNI, PMI, relawan hingga camat dan kepala desa untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta tanggap darurat jika terjadi bencana.
Sebelumnya, Badan Meteorologi Geofisika dan Klimatologi (BMKG) Bogor mengimbau masyrakat untuk lebih waspada menghadapi musim pancaroba karena akan diguyur hujan dengan intensitas tinggi yang tidak menentu.
BMKG pun mempredikisi bahwa musim pancaroba ini akan terjadi hingga akhir Oktober 2017 dan mencapai puncak musim hujan pada Januari 2018.
(Mufrod)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.