Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Konsolidasi di Garut, Sekjen PDIP: Berpolitik Bukan Semata Berebut Kekuasaan

Konsolidasi di Garut, Sekjen PDIP: Berpolitik Bukan Semata Berebut Kekuasaan
A
A
A

Hasto mengatakan, penting bagi partai untuk menjadikan wong cilik sebagai tempat berkhidmat.

"Berpartai harus memikirkan kesejahteraan rakyat. Partai jangan ramai saat menjelang pilkada saja. Partai harusnya berjuang membangun peradaban. Sekolah Partai, kaderisasi kepemimpinan Partai dan sekolah para calon kepala daerah adalah jalan politik membangun peradaban yang menjadi ciri PDI Perjuangan," bebernya.

Warga PDI Perjuangan, lanjut Hasto, mewarisi semangat nasionalisme yang telah dibangun oleh Bung Karno untuk bangsa ini. Dengan rekam sejarah yang panjang itu, maka semangat kepartaian tidak seharusnya melemah.

"Dan untuk membumikan Pancasila, maka mestinya nasionalisme kita harus terus berkobar-kobar," terang Hasto.

Dalam penjelasan tentang Pancasila, Hasto menegaskan betapa Pancasila hadir sebagai pemersatu bangsa yang majemuk ini. Indonesia hanya mungkin tetap utuh, kata Hasto, kalau bangsa ini istiqamah mengikuti jalan Pancasila agar semakin berdaulat, berdikari dan berkebudayaan. Pada kesempatan tersebut, Hasto juga menjelaskan pentingnya kader memahami bagaimana sejarah mencatat kedekatan Bung Karno dengan Muhammadiyan dan NU.

"Api nasionalisme Islam Bung Karno mampu menekan pimpinan Uni Sovyet saat itu untuk menemukan makam Imam Al Buchori," jelasnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement