Image

Anies Baswedan Anggap Hasil Sinkronisasi Jadi Modal untuk Pimpin Jakarta

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Jum'at 13 Oktober 2017, 14:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 10 13 338 1794720 anies-baswedan-anggap-hasil-sinkronisasi-jadi-modal-untuk-pimpin-jakarta-tnRhM9m2Ny.jpg Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan (foto: Okezone)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan mengucapkan terima kasih kepada tim sinkronisasi yang sudah membuat rancangan kerja untuk menjadi pedomannya saat memimpin nanti.

"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi terhadap teman-teman tim sinkronisasi, tim pengarah dan tim yang sudah bekerja selama lebih dari 5 bulan menyusun ini semua," kata Anies di Jalan Tirtayasa II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (13/10/2017).

 (Baca: Fahri Hamzah: Anies-Sandi Harus Ambil Hal Positif Ahok-Djarot)

Anies menilai, hasil kerja dari tim sinkronisasi yang sudah dijadikan dalam bentuk buku ini merupakan modal yang luar biasa bagi dirinya yang akan memimpin Ibu kota Jakarta dalam beberapa waktu lagi.

Ia pun menilai, nantinya buku hasil kerja tim sinkronisasi ini akan berguna bagi siapapun yang akan mendapatkan tugas dipemerintahan.

"Buku ini (hasil kerja tim sinkronisasi) merupakan modal yang luar biasa bagi siapapun yang mendapatkan tugas di pemerintahan," papar Anies.

 (Baca: Dapat Laporan Hasil Kerja Tim Sinkronisasi, Sandiaga: Semoga Bisa Menginspirasi)

Mantan Mendikbud ini juga berharap, dengan adanya hasil kerja dari tim sinkronisasi ini akan menjadi tanda bahwa proses pergantian gubernur dan wakil gubernur hanya orangnya saja, bukan berarti akan menghapus program yang sudah berjalan sebelumnya.

"Proses pergantian itu bukan pergantian gubernurnya yang diganti menteri, bukan diganti dirjen karena sebenarnya jabatan gubernurnya tetap hanya orangnya saja yang berganti. Apa artinya, proses yang sudah kita lakukan dengan sinkronisasi itu bukan meniadakan program yang sudah ada tetapi memastikan program itu tetap berjalan," terang Anies.

Sebagaimana diketahui, pasangan Anies-Sandi rencana dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara. Pasangan yang diusung oleh Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meraih suara terbanyak pada putaran kedua mengalahkan pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok- Djarot).

Pasangan Ahok-Djarot 2.350.366 suara atau 42,04 persen dan Anies-Sandi 3.240.987 atau 57,96 persen.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini